PKS Klaim Menang di 120 Daerah Pilkada 2020, Termasuk Depok dan Sumbar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 10:17 WIB
Lambang baru PKS.
Lambang Baru PKS (Screenshot Video)
Jakarta -

PKS mengklaim menang di 120 daerah yang menggelar Pilkada 2020. PKS berharap bisa melampaui target yang dicanangkan, yakni menang di -60% daerah dari 270 yang menggelar Pilkada 2020.

"Dari 70-75 persen data yang masuk, alhamdulillah PKS memenangkan di 120 daerah. Secara progresif terus kita pantau. Mudah-mudahan target yang dicanangkan 60 persen menang di Pilkada bisa tercapai," kata Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS Laode Muhammad Rahmat Zaadi dalam paparannya di DPP PKS, Jakarta, seperti ditulis detikcom, Kamis (10/12/2020).

Rahmat mengungkapkan, PKS menorehkan hasil positif di beberapa daerah, yakni Pilwalkot Depok dan Pilgub Sumbar. Sementara wilayah lain yang menjadi barometer nasional, Rahmat menyebut datanya masih terus berjalan.

"Beberapa masih kejar-kejaran, dan ini masih 70-75 persen," papar Rahmat.

Kepala Kantor Staf Presiden PKS Pipin Sopian bersyukur proses Pilkada 2020 berjalan lancar, meskipun ia mencatat ada beberapa kekurangan. PKS mengucapkan terima kasih kepada mitra koalisi di berbagai daerah yang sudah berjuang bersama. Pipin meneruskan pesan Presiden PKS Ahmad Syaikhu bahwa perjuangan pilkada belum selesai.

"Ini masih tahap akhir, pengamanan suara penting dilakukan semua pihak. Tidak boleh lengah dan tetap fokus bisa memenangkan sampai tahap akhir," papar Pipin.

Pipin juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah penyelenggara pemilu. Sebab, saat ini adalah tahap krusial mulai dari tingkat KPPS sampai KPUD.

"Penyelenggara bisa transparan, profesional, akuntabel dan memastikan tidak ada kecurangan. Tidak ada hak rakyat dicurangi, suara rakyat tidak didiskon sehingga proses demokrasi berjalan baik," ungkapnya.

Pipin mengaku mendapatkan laporan dari daerah ada praktik politik uang yang terjadi. Ia menyayangkan hal tersebut karena jelas merusak demokrasi di Indonesia.

"Kita sayangkan ada politik uang atau penggunaan program pemerintah untuk membantu pasangan calon. Ini jadi perhatian. Siapa pun yang melakukan pelanggaran dan money politics bisa diproses secara hukum dengan UU terkait," tutur Pipin.

"PKS menjaga kemenangan ini dengan penuh berkah dan bermartabat. Kami membuat catatan dari laporan adanya politik uang dan kami sayangkan. Kami berharap semua pihak menjaga ini dengan baik," imbuhnya.

Seperti apa capaian PKS di Pilwalkot Depok dan Pilgub Sumbar? Baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2