Ada-ada Saja! Surat Suara Calon Tunggal Pilkada Ditempeli Foto Artis K-Pop

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 18:15 WIB
Surat suara paslon tunggal ditempel foto artis K-Pop
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Bawaslu RI menemukan adanya kejadian unik, salah satunya surat suara paslon tunggal ditempeli foto artis Korea. Selain itu, ada pemilih yang memilih dengan cara mencontreng.

Adapun laporan tersebut diterima berdasarkan laporan cepat hasil pengawasan pengawas pilkada di TPS seluruh Indonesia berdasarkan Sistem Sistem Informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu) Pilkada 2020. Dari hasil laporan cepat pengawas Pilkada itu ditemukan 18.668 permasalahan di TPS yang menyelenggarakan pemungutan suara.

"Nah, ini kejadian-kejadian unik menurut saya yang penting untuk kita sampaikan. Pemilih menempel gambar di kolom kosong pada surat suara paslon tunggal. Foto-foto nggak tahu itu. Artis kali ya, artis Korea itu," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, Rabu (9/12/2020).

Selain itu, kejadian unik lainnya pemilih memilih dengan melingkari maupun mencontreng nomor pasangan calon. Hal itu diduga karena pemilih keliru saat mendengarkan imbauan agar membawa pulpen sendiri ke TPS.

"Ini kejadian yang menarik, di Jambi, Sumatera Barat. Imbauan ataupun anjuran KPU agar kita menggunakan atau membawa membawa apa namanya pulpen, kadang-kadang dipahami sebagai alat untuk mencontreng, padahal tidak. Nah, ini penting. Nah, ternyata itu disalahpahami, padahal kan kita tidak mengantisipasi untuk saling tidak pinjam pulpen menandatangani kehadiran dan lain-lain," kata Afif.

Lebih lanjut Bawaslu menemukan tangkap tangan terkait politik uang di daerah. Afif mengatakan Bawaslu akan menyampaikan hasil tindak lanjut setelah proses klarifikasi dan pemeriksaan dilakukan.

Selain itu, Bawaslu menemukan ada sertifikat berita acara tertukar antara Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Pesisir Barat. Afif menduga bisa saja sertifikat berita acara tersebut tertukar karena formulir tersebut dicetak di tempat yang sama.

Kemudian ada pula TPS yang tidak memiliki bilik khusus bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh tinggi di atas 37,3 derajat Celsius. Bawaslu langsung meminta disediakan bilik khusus saat menemukan hal tersebut.

"KPU sebenarnya mensyaratkan adanya bilik khusus mengantisipasi orang dengan suhu tubuh 37,3 derajat C ke atas untuk tidak masuk ke TPS, tapi masuk ke bilik khusus sehingga tidak berpotensi menyebarkan virus jika memang yang bersangkutan terpapar," ujarnya.

Bawaslu melaporkan di daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terjadi cuaca buruk sehingga menyebabkan ada TPS yang mengalami banjir dan logistik KPU rusak. Selain itu, ada TPS yang roboh sehingga kegiatan kepemiluan ditunda.

"Proses penghitungan akhirnya sementara terhenti, terganggu karena situasi adanya TPS yang roboh. Tentu force majeur seperti ini situasi yang tidak kita inginkan, tapi kita juga tidak bisa menghindari," ujarnya.

Bawaslu menemukan ada TPS yang mengalami perlengkapan pemungutan suaranya kurang di 1.803 TPS, kemudian ada TPS yang tidak memasang DPT di 1.727 TPS.

"Kemudian juga ada informasi tentang daftar pasangan calon yang berisi visi-misi dan program serta biodata singkat tidak dipasang, ini di 1.983. Jadi biasanya ini akan berdekatan tapi beberapa tempat, misalnya semalam saya datang ke satu TPS kemudian memberikan saran agar ditaruhnya lebih rendah sedikit, sehingga tidak terlalu tinggi, kita semua bisa ngecek," ungkapnya.

Surat suara paslon tunggal ditempel foto artis K-PopSurat suara dicontreng (Foto: dok. Istimewa)

Kemudian Bawaslu juga menemukan surat suara tertukar di 2.324 TPS. Bawaslu juga menemukan ada TPS yang buka lebih cepat dari yang seharusnya pukul 07.00 tetapi ada pula TPS yang buka lebih lama dari pukul 07.00 WIB.

"Pembukaan pemungutan suara dimulai lebih dari pukul 7 sebagaimana kita tahu, harusnya jam 7 tadi mulai dibuka di seluruh Indonesia masih ada 5.513 yang agak telat bukanya. Ini sebagiannya dipengaruhi oleh faktor beberapa perlengkapan yang belum ada dan seterusnya yang kemudian memaksa menjeda beberapa saat. Kemudian saksi menggunakan atribut pasangan calon masih ada di 1.487," ujarnya.

(yld/imk)