Sambil Pantau Quick Count Depok, Cawalkot Idris Cerita Pengalaman Kena Corona

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 17:32 WIB
Mohammad Idris di relawan Idris-Imam, di Cilodong, Kota Depok
Mohammad Idris di posko relawan Idris-Imam, Cilodong, Kota Depok (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Calon Wali Kota (cawalkot) Depok Mohammad Idris sempat dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Idris berbagi cerita tentang kondisinya saat pertama kali mengetahui virus Corona menjangkitinya.

"Ketika saya terpapar ya, ketika saya terpapar, renungan saya, ini ada dosa apa pada diri saya. Saya berpikir dosa saya barangkali kepada istri, kepada anak, dan sebagainya. Saya hitung-hitung kayaknya, kalaupun berdosa sama istri, salah ya sama ibu, sama anak, tidak sebesar dosa sampai Allah menegur dengan sebuah kasus yang luar biasa," kata Idris di rumah relawan Idris-Imam di Cilodong, Kota Depok, Rabu (9/12/2020).

Idris mengaku kaget saat itu. Ketika dirawat di rumah sakit (RS), Idris mengungkapkan bahwa dia mendapat 'bisikan'.

"Saya dibisiki di rumah sakit itu, 'kamu sering bersedekah'. Maksudnya, 'Idris, kamu sering bersedekah, kamu sering bernazar dan nazar itu dilaksanakan. Tapi nazar sedekah kamu itu belum pernah engkau laksanakan, engkau niatkan untuk ibu dan bapak kamu'," ucap Idris.

Idris menuturkan, dari bisikan itu, dia tahu orang tuanya mengharapkan doa dan perhatiannya.

"Jadi orang tua kita ternyata sedang mengharapkan doa kita, sedang menunggu perhatian kita. Hanya sekadar niat, hanya sekadar niat, nggak jauh. Berapa pun yang kita sudah sedekahkan, cuma kita ubah, niat kita alihkan. Tadinya niat kita sedekahkan untuk kemenangan kita, kita niatkan untuk bapak ibu kita, luar biasa," tambahnya.

Tak lama kemudian, dia mengatakan ada sebuah yayasan yang meminta donasi. Idris pun memberikan bantuan ke yayasan tersebut.

"Nggak banyak saya berikan kepada yayasan itu, nggak apa-apa saya sebut, hanya Rp 5 juta. Saya transfer setelah itu ya sudah, subhanallah itu hari Senin, Selasa, hari Rabu luar biasa hasil saya di-swab hasil saya negatif. Jadi satu pelajaran yang luar biasa, yang luar biasa," tutur Idris.

Sebelumnya, Mohammad Idris diketahui terpapar Corona setelah menjalani debat perdana pilkada. Idris menyampaikan kondisinya saat itu stabil. Ia pun sempat dikarantina di RSUD Kota Depok.

"Kondisi saya alhamdulillah stabil," kata Idris melalui tim sukses pemenangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono kepada wartawan, Kamis (26/11).

Pada Rabu (2/12), Idris dinyatakan negatif COVID-19 dari hasil swab test.

Dinkes Depok memastikan saat ini Idris sudah negatif Corona setelah di-swab lanjutan. "Iya, sudah negatif," kata Kadinkes Depok Novarita saat dimintai konfirmasi, Kamis (3/12).

(aud/aud)