Kapolda Sulsel Minta Pendukung Tak Lakukan Euforia Usai Hitung Cepat Pilkada

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 12:28 WIB
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam (Hermawan-detikcom).
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam memantau pengamanan pemungutan suara di sejumlah TPS di Kota Makassar, hari ini. Dia kemudian mengimbau pasangan calon beserta pendukungnya tidak bereuforia ketika hasil hitung cepat dikeluarkan.

Pantauan detikcom, Rabu (9/12/2020), Irjen Merdisyam memantau sejumlah TPS di area Kecamatan Mariso, Makassar. Dia memantau TPS didampingi oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana dan juga Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo.

"Ini kita menginginkan dan kita meminta kepada semuanya siapapun juga jangan ada pihak-pihak yang berefouria (jika ada hasil hitung cepat) karena penghitungan yang resmi itu nanti ada penghitungan dari KPU," kata Irjen Merdisyam kepada wartawan setelah memantau TPS.

Dia mengingatkan semua pihak mesti menaruh perhatian serius kepada pelaksanaan Pilkada yang bertepatan dengan situasi pandemi.

"Ingat saat ini masih situasi pandemi. Ingat saat ini kita ada peningkatan COVID (angka terkonfirmasi positif harian), kalau tidak kita jaga siapa lagi kalau bukan kita," katanya.

Sementara itu, soal analisis potensi gangguan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Irjen Merdisyam mengakui sejumlah daerah di Sulawesi Selatan perlu menjadi perhatian lebih. Daerah tersebut di antaranya Makassar, Barru, dan Luwu Utara.

"Sampai sejauh ini ya tensi meningkat memang iya. Tapi saya yakin dengan kesadaran masyarakat, seluruh pasangan calon juga berkomitmen kuat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas ini," katanya.

"Kalau tensi memanas itu dalam demokrasi dalam pilkada ini pasti itu akan terjadi, tapi bagaimana masing-masing pihak pasangan calon dan tim sukses berkomitmen kuat. Jangan sampai kita ini terganggu hal-hal yang negatif," katanya lagi.

Terlepas dari potensi tersebut, Irjen Merdisyam meminta masyarakat tak perlu takut ke TPS. Dia menjamin TNI dan Polri akan memaksimalkan pengamanan. Maksimalnya pengamanan tersebut juga dapat dilihat dari bantuan personel dari Mabes Polri yang ditempatkan di tiga wilayah tersebut.

"BKO Nusantara kita mendapatkan 5 SSK, itu sudah kita sebar kita bagi, khususnya di daerah-daerah yang memang kita anggap perlu ada perbantuan kekuatan. Iya utamanya Barru dan Makassar kita perkuat yang juga di Luwu Utara juga kita perkuat," pungkas Irjen Merdisyam.

(nvl/nvl)