Janji Pradi soal Penanganan Corona Bila Menang Pilkada Depok

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 10:55 WIB
Cawalkot Depok Pradi Supriatna mencoblos di TPS 15
Pradi Supriatna (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Calon Wali Kota Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna, berjanji akan fokus menangani pandemi Corona (COVID-19) jika terpilih nanti. Pradi menyebut hal ini dilakukan agar tak muncul klaster baru di Kota Depok.

"Karena memang masih pandemi Corona, COVID kami akan concern dulu masalah ini, karena ini penting sekali bagaimana kita jangan sampai ada tumbuh klaster-klaster baru," kata Pradi usai mencoblos di TPS 15, Jalan Mani Nomin, Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020).

Pradi mengatakan pihaknya juga akan berjanji menangani pasien Corona dengan cepat. Dia menyebut akan fokus di beberapa rumah sakit dan akan memantau pasien yang menjalani isolasi mandiri.

"Kemudian kita juga tangani dulu dengan cepat pada korban-korban yang sekarang masih di rumah sakit maupun isolasi di tempat yang sudah kami siapkan atau mungkin isolasi di rumah itu dulu," katanya.

Pradi meminta partisipasi warga untuk memberikan hak suaranya pada Pilwalkot Depok ini. Hal ini, sebut Pradi, sebagai bentuk partisipasi warga negara yang baik.

"Sebagai warga negara yang baik kita berikan hak kita ya, partisipasi dalam memberikan hak pilih karena kita ada di insyaallah negara yang sangat baik tentunya buat kita, kita berikan hak pilih kita buat kepentingan semua, jadi bukan hanya kepentingan sebagai pasangan calon tetapi ini kepentingan kita sebagai warga negara terutama di Kota Depok," katanya.

Diketahui, Pradi mencoblos di TPS 15, Depok. Pradi datang bersama sang istri dan kedua anaknya tapi sang istri tidak mencoblos.

Pantauan detikcom, di TPS 15 Jalan Mani Nomin, Depok, Jawa Barat, Pradi tiba pada pukul 09.28 WIB. Dia terlihat mengenakan baju putih dan celana hitam. Pradi lalu menyapa warga di sekitar TPS.

Pradi kemudian masuk ke TPS 15 beserta kedua anaknya yang juga mengenakan baju putih. Sang istri hanya terlihat menunggu dan tidak ikut memilih karena berprofesi sebagai anggota Polri.

(imk/imk)