Cerita Petugas Tol soal Banyak Ambulans di Malam Polisi Tembak 6 Laskar FPI

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 17:09 WIB
SPV Costumer Service GT Karawang Timur, Aji Wicaksono
SPV Costumer Service GT Karawang Timur Aji Wicaksono (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Supervisor Costumer Service GT Karawang Timur Aji Wicaksono mengatakan tak menerima laporan soal peristiwa kontak tembak di jalan tol dari petugas tol di lapangan saat penembakan enam pengikut pimpinan FPI Habib Rizieq. Namun Aji mendapatkan informasi dari grup WhatsApp soal banyak ambulans yang hilir mudik dini hari kemarin.

"Anak-anak nggak ada yang tahu (soal baku tembak). Kan kalau menurut berita kan kejadiannya menjelang pintu tol ya, TKP (tempat kejadian perkara) kan nggak jelas adanya di mana," kata Aji saat ditemui di kantor GT Karawang Timur 1, Karawang, Jawa Barat, Selasa (8/12/2020).

Aji menyebut tidak ada laporan kejadian kontak tembak di jalan tol menjelang exit GT Karawang Timur. Saat kejadian, tutur Aji, CCTV di GT Karawang Timur juga berfungsi normal.

"Nggak ada (baku tembak), mungkin menjelang (jalan arteri) bisa jadi, di luar, di arteri. Ini kan dari sini ke arteri hampir 1,5-2 km," ujar Aji.

"Ini (CCTV beroperasi)," tambahnya sambil menunjukkan layar monitor pantauan.

Aji juga menyebut belum ada permintaan menarik rekaman CCTV area Gerbang Tol Karawang Timur oleh kepolisian. Terkait banyaknya ambulans yang hilir mudik di area Gerbang Tol Karawang Timur, Aji mengaku dia tak mengetahui terkait penembakan atau tidak.

"Kebetulan saya tadi pagi masuk tidak ada estafet ataupun taruna atau berita kemarin-kemarin itu ada pembunuhan, nggak ada. Normal-normal saja. Cuma di grup anak-anak sini memang ada sempat banyak ambulans pada lewat. Cuma nggak tahu ambulans mau ke TKP yang ada di berita atau ambulans yang membawa orang sakit, kita nggak tahu," ungkapnya.

Aji meyakini, apabila ada peristiwa kontak tembak, pihaknya pasti mengetahui. Menurut dia, berdasarkan fakta, tak ada peristiwa itu di area Gerbang Tol Karawang TImur.

"Kalau saya kan bicaranya fakta, memang nggak ada apa-apa. Kalau menjelang gerbang, ya mungkin, di luar ya. Kalau di dalam, pasti kita tahu dan pasti di sini ketahuan. Kalaupun kerekam, pasti ada," jelas Aji.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengatakan pihaknya menembak enam anggota FPI di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Senin (7/12) dini hari. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan penembakan dilakukan lantaran pengikut Habib Rizieq menyerang polisi saat diikuti.

Simak video 'Kesaksian Warga di Km 50 Tol Japek soal Penembakan Pengikut Rizieq':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2