Eksklusif

Maaher Nasihati Rehan Al Qadri: Ngapain Sih Kamu 'Hayya Alal Jihad', Lebay!

Herianto Batubara - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 13:09 WIB
ustaz maher
Soni Eranata alias Maaher At Thuwailibi (Deden Gunawan/detikcom)
Jakarta -

Ada sepenggal kisah menarik saat detikcom mewawancarai Ustadz Maaher At Thuwailibi, tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap ulama karismatik Nahdlatul Ulama (NU) Habib Luthfi bin Yahya. Dia ternyata sempat menasihati Rehan Al Qadri, tersangka kasus seruan awal azan 'hayya alal jihad'.

Setidaknya empat kali Maaher menangis saat diwawancarai sekitar 40 menit di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (5/12/2020). Dia kalem. Tuturannya lembut. Berbanding terbalik dengan gaya bicaranya di media sosial yang keras berapi-api dan tak jarang mengumpat.

Maaher tak menyangka cuitannya yang menyinggung ulama karismatik Nahdlatul Ulama Habib Luthfi bin Yahya membuatnya mendekam di sel tahanan. Dia berharap bisa lepas dari jerat hukum.

ustaz maherUstadz Maaher menangis (Deden Gunawan/detikcom)

Bercerita sambil bercucuran air mata, Maaher mengaku tak nyenyak tidur di sel tahanan karena memikirkan istri dan dua anaknya hidup tanpa dirinya di kontrakan dua kamar di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Apalagi dia adalah tulang punggung keluarga, yang menghidupi istri dan dua anaknya yang berusia 3 tahun dan 1 tahun.

"Makanya saya itu, masyaallah, mau mati rasanya di sini karena penghasilan itu hanya di saya," ujar Maaher.

Terkait cuitannya di Twitter yang dinilai menghina Habib Luthfi bin Yahya, Maaher berdalih itu hanya kesalahpahaman. Menurut Maaher dia sebenarnya tidak berniat menghina Habib Luthfi. Sebelum ditangkap, dia mengaku sudah berniat merencanakan berangkat menemui Habib Luthfi untuk mencium tangan dan meminta maaf.

Namun Maaher menyadari ada konsekuensi dari cuitannya itu. Dia mengatakan proses hukum yang dihadapinya kini menjadi pembelajaran. Maaher mengaku ke depan akan introspeksi diri.

"Maka saya masuk di sini, ini cemeti buat saya. Cemeti buat apa? Saya gini. Pak, saya boleh berargumentasi dan mengaku bahwa saya tidak berniat menghina Habib Luthfi, tapi faktanya ada orang, ada pihak yang tersinggung, mau tidak mau saya harus minta maaf kepada pihak yang merasa tersinggung, kepada teman-teman yang mengidolakan Habib Luthfi, dan termasuk Habib Luthfi sendiri. Ini kan bukan soal politik, bukan soal apa pun kan, tapi karena memang adanya orang yang tersinggung. Saya mau ngapain, saya harus membela diri gimana," ujarnya.

Tonton video 'Azan Seruan Jihad, Ustaz Maaher: Lebay':

[Gambas:Video 20detik]



Di halaman selanjutnya, Maaher mengakui kasusnya bukan kriminalisasi ulama....

Selanjutnya
Halaman
1 2