6 Pengikut HRS Tewas Ditembak, PKS: Segera Bentuk Tim Pencari Fakta

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 08:25 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Polisi menembak para pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS), enam orang di antaranya tewas. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta tim pencari fakta (TFP) yang independen segera dibentuk untuk mengungkap peristiwa itu.

"Ini Kejadian luar biasa, saya mengusulkan perlu segeranya dibentuk TPF Independen mengusut pembantaian 6 orang laskar FPI. Harus diusut tuntas siapa dalangnya! Jangan dibiarkan kejahatan HAM ini berlarut," kata Mardani lewat siaran pers tertulis kepada wartawan, Selasa (8/12/2020).

Anggota Komisi II DPR ini menilai penembakan itu sebagai peristiwa yang luar biasa yang merenggut korban jiwa. Tidak hanya satu orang yang meninggal dunia, tapi ada enam orang.

"Satu orang nyawa itu mahal sekali harganya, kejadian malam itu keji, dapat merusak citra negara hukum," ujar Mardani.

Dia membandingkan peristiwa itu dengan kejadian yang juga menimbulkan korban jiwa di Papua. Begitu diketahui ada korban jiwa di Papua, TPF langsung dibentuk. Maka kini, muncul peristiwa yang menimbulkan korban jiwa di sekitar Jakarta. TPF juga perlu dibentuk. Dia berharap kejadian ini tidak terulang di masa mendatang.

"Kita seharusnya sudah makin matang dalam alam demokrasi ini. Semua harus mengambil pelajaran pada kasus ini. Jangan ada lagi pembantaian keji 6 orang sekaligus yang sedang mengawal keluarga menuju pengajian, ada perempuan dan anak bayi," kata Mardani.

Selanjutnya, keterangan polisi: