Keluarga Minta Iyut Bing Slamet Direhab, Polisi Tunggu Asesmen

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 07 Des 2020 16:37 WIB
Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani (Karin Nur Secha/detikcom).
Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani (Karin Nur Secha/detikcom).
Jakarta -

Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani menyebut telah menerima surat permintaan rehabilitasi bagi Iyut Bing Slamet dari pihak keluarga. Polisi menegaskan masih menunggu hasil asesmen terhadap Iyut Bing Slamet.

"Ya pengajuan atau permohonan dari pihak keluarga sudah ada dari kemarin makanya hari ini kita tindak lanjuti dengan asesmen terlebih dahulu," ujar Kompol Wadi Sabani kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020).

Untuk diketahui, Iyut Bing Slamet terlihat keluar dari Polres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 11.00 WIB. Wadi menyatakan Iyut keluar Polres untuk menjalani asesmen di BNNK Kotamadya Jakarta Selatan. Polres Jakarta Selatan bekerja sama dengan pihak BNNK Kotamadya Jakarta Selatan untuk menjalani proses asesmen dari keberlanjutan kasus Iyut Bing Slamet.

"Perkembangan terkait dengan proses IBS saat ini tahap kita pemeriksaan terhadap yang bersangkutan di-asesmen," ujar Wadi.

"Kita kerja sama dengan pihak BNNK Kotamadya Jaksel nanti kita tunggu proses asesmennya seperti apa," lanjutnya.

Wadi menjelaskan, setelah menjalani proses asesmen, Iyut Bing Slamet akan dibawa lagi ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk menunggu hasilnya.

Diketahui sebelumnya, mantan artis cilik Iyut Bing Slamet ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Polisi mengatakan keputusan direhabilitasi atau tidaknya Iyut tergantung hasil asesmen.

Dalam kasus ini, Iyut ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar Pasal 127 UU Narkotika. Dia terancam pidana 4 tahun penjara.

"Pasalnya kita kenakan pasal 127 ancaman hukuman pidananya 4 tahun," kata Budi.

Budi menuturkan, Iyut mengkonsumsi narkoba sejak 2004. Iyut membeli narkoba tergantung kondisi keuangan.

"Hasil pemeriksaan sementara memang dari 2004, selama makai putus-sambung putus-sambung tergantung, mungkin ada kondisi keuangan," tuturnya.

Simak video 'Pakai Narkoba 16 Tahun, Apakah Iyut Bing Slamet Akan Direhabilitasi?':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)