Wakil Ketua DPR Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Kawal Pilkada 2020

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 07 Des 2020 10:17 WIB
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (Nur Azizah Rizki/detikcom)
Foto: Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (Nur Azizah Rizki/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal Pilkada 2020. Pasalnya, pesta demokrasi tersebut akan berlangsung dalam hitungan hari di 270 wilayah di Indonesia, 9 provinsi, 37 kota dan 224 kabupaten.

"Kesuksesan Pilkada membutuhkan dukungan seluruh pihak. Kita berharap peran serta seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam melakukan pengawalan serta pengawasan secara aktif dalam rangka mengawal jalannya demokrasi di Indonesia," kata Azis dalam keterangannya, Senin (7/12/2020).

Politikus partai Golkar ini pun menegaskan urgensi sinergi antara TNI-Kepolisian dengan KPU dan Bawaslu untuk mengamankan setiap tahapan Pilkada. Menurutnya, aparat keamanan harus dapat mendeteksi dini hal-hal yang berpotensi untuk mengganggu suksesnya pelaksanaan Pilkada.

"Misalnya, memerangi berita bohong (hoax) yang beredar di masyarakat, menghindari konflik pada saat pemungutan suara, penegakan protokol kesehatan, dan yang lainnya. Aparat keamanan perlu bekerjasama dengan penyelenggara pemilu," tegas Azis.

Berbeda dengan Pilkada sebelumnya, pelaksanaan Pilkada di tengah Pandemi COVID-19 kali ini, KPU sebagai pihak penyelenggara menerbitkan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020, tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), sebagai peraturan pelaksana agar penyelenggaraan Pilkada tidak menciptakan klaster baru penyebaran COVID-19.

"Pelaksanaan tahapan Pilkada harus diiringi dengan disiplin protokol kesehatan yang ketat, penyelenggaraannya pun juga perlu disertai dengan penegakkan hukum dan sanksi tegas. Perhatikan dan patuhi Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19," pungkasnya.

Tonton video 'Mahfud: Ada 1.520 Pelanggaran Kampanye Pilkada, 16 Ranah Pidana':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)