Bocah Nyanyi Tinggalkan Ortu Demi HRS, KPAI Imbau Anak-anak Tak Terprovokasi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Des 2020 06:35 WIB
Ketua KPAI Dr Susanto MA
Ketua KPAI Susanto. (Foto: Dokumentasi 20detik)
Jakarta -

Beredar sebuah video yang menampilkan 2 bocah menyuarakan narasi perjuangan dengan meninggalkan ayah dan ibu untuk berjuang di bawah komando Habib Rizieq Shihab. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta semua pihak untuk tidak memviralkan video tersebut.

Dalam video yang beredar, tampak dua anak laki-laki duduk bersebelahan. Mereka mengenakan kopiah dan busana Muslim.

Kedua bocah tersebut juga menyebut Habib Rizieq pahlawan anti-kezaliman dan pembela kebenaran. Mereka juga menyuarakan dukungannya kepada Persaudaraan Alumni (PA) 212.

KPAI angkat bicara soal video yang beredar itu. KPAI mengatakan, narasi yang termuat di video itu mengandung unsur provokasi dan dikhawatirkan ditiru anak-anak lainnya.

"Saat ini masih beredar di medsos, anak-anak menyuarakan narasi perjuangan, tinggalkan ayah, ibu relakan berjuang di bawah komando HRS, hingga rela mati di medan perang," ujar Ketua KPAI Susanto kepada wartawan, Senin (7/12/2020).

Simak video 'Gaduh Swab Test Habib Rizieq':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2