Kapolda Metro: Lagi Perang Lawan COVID Kok Mau Reuni Berjilid-jilid

Taufieq Renaldi Arfiansyah - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 19:25 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran
Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (Taufieq/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro JayaIrjen Fadil Imran menyoroti situasi pandemi COVID-19 di Tanah Air yang membuat banyak orang takut untuk keluar rumah. Fadil menyindir pihak yang berencana menggelar reuni yang mengumpulkan banyak orang.

Irjen Fadil menyampaikan itu dalam Forum Silaturahmi Dakwah Kebangsaan yang bertajuk 'Meneguhkan Kembali Peran Ulama Sebagai Pemimpin, Tauladan dan Solusi Bagi Umat' di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Sabtu (5/12/2020). Awalnya, Irjen Fadil berharap forum dakwah seperti ini dapat membuat Jakarta semakin aman dan tentram di masa pandemi COVID-19.

"Nah, saya berharap saudara-saudara saya yang ada di forum dakwah ini kita lanjutin di tingkat tingkat Kecamatan Kelurahan, kita sama sama bikin sejuk Jakarta bikin sejuk Indonesia bikin adem, supaya kita cepat melampaui bangsa-bangsa lain," kata Fadil.

"Sederhana aja yang penting kita keluar enak, kita mau kemana-mana nggak takut, biar nyai ini sama emak-emak kalau ke pasar enggak ketakutan karena takut COVID, lha orang lagi orang lagi berperang melawan musuhnya COVID kerumunan kok ini mau kumpul sejuta dua juta reuni berjilid-jilid, ki opo iki," sambungnya.

Fadil mengatakan banyak orang sudah merindukan berbagai aktivitas di luar rumah. Ia menyebut banyak orang juga merindukan aktivitas makan bakso hingga main layangan di kawasan Monas.

"Kita ini kan sudah rindu gimana makan bakso di Monas sambil main layangan, bukan ketemu orang yang demo demo kan begitu. Rindu kita ini apapun latar belakang kita apapun background pendidikan kita apapun background pondok pesantren kita nggak masalah duduk sama-sama ngopi rokok ngopi sambil bicara soal kemaslahatan umat, kan begitu. Sekarang belum apa-apa udah kayak mau berdiskusi mau ngajak berantem ya kan, kita ini rindu rasa nyaman rindu rasa aman," ujarnya.

Menurut Fadil, negara sudah mengeluarkan banyak uang untuk penanganan pandemi COVID-19. Ia pun menyayangkan jika ada kelompok yang membentuk reuni yang melibatkan kerumunan orang.

"Kemudian juga situasi pandemi, ya kalau reuni lagi reuni lagi ya Covid nggak selesai. Negara ini sudah mengeluarkan uang triliunan rupiah," tegasnya.

Lebih lanjut baca di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2