Polda NTB Terjunkan 6.800 Personel Amankan Pilkada Serentak

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 17:28 WIB
Polda NTB
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Apel Serpas Pasukan PAM di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Jalan Langko Kota Mataram. Apel ini dalam rangka persiapan pengamanan pemungutan suara pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Polda NTB siap menerjunkan 6.800 anggota pada pilkada serentak tersebut. Jumlah tersebut berasal dari jajaran Polda NTB maupun jajaran Polres di bawahnya. Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal selaku pimpinan apel saat pagi tadi memberikan imbauan, penekanan sekaligus perintah untuk semua pihak kepolisian yang akan bertugas di lapangan pada saat pelaksanaan pemungutan suara nanti. Ia berharap semua anggotanya bekerja maksimal agar pilkada tahun ini berjalan lancar.

Dengan tegas dia memberi perintah kepada semua anggota kepolisian yang ada di NTB untuk menjunjung tinggi tugas dan fungsi pokok kepolisian, bahkan dalam melaksanakan tugas agar tidak tebang pilih terhadap semua yang melakukan pelanggaran.

Jika ada anggota yang ditemukan membela yang bayar, dalam artian mengambil keuntungan dari proses ini dia tidak segan untuk memecatnya, bahkan akan memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap orang tersebut. Ditegaskan lagi bahwa semua anggota kepolisian untuk melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

"Kita harus All Out memberikan pelayanan kepada masyarakat, bila perlu kondisi di sekitar kalian bertugas harus dicatat, nomor HP petugas di sana catat juga, bahkan pekerjaan Ketua PPS juga harus dicatat, pokoknya segala sesuatu yang ada di sana catat, ini semua sebagai upaya menciptakan Pilkada yang bersih," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/12/2020).

Ia mengatakan sebagai leading sektor dalam keamanan negara, semua diminta tegas dalam menegakkan hukum di lapangan. Jika terdapat kecurangan dalam pilkada, dia juga meminta anggotanya untuk melaporkan kejadian itu melalui aplikasi Polisiku yang disiapkan Polda.

"Kehadiran kita ini ditunggu oleh masyarakat agar suara mereka tidak sia-sia, juga agar mereka mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan keinginannya," jelasnya

"Walaupun kalian pangkatnya Tamtama harus berani tanya ke komandannya apa tugas kalian di lapangan. Jika dia tidak merespon, silakan adukan mereka lewat aplikasi yang disiapkan, nomor HP saya juga ada, silakan adukan ke saya,"tegasnya

Sebagai lembaga yang terdepan dalam segala hal, petugas polisi yang hendak dikirim ke setiap TPS terlebih dahulu di-rapid tes. Ini untuk memastikan semua personil yang diterjunkan tidak ada yang terjangkit COVID-19.

"jika ada yang terjangkit maka dia tidak akan kami kirim ke lokasi, kami akan ganti dengan anggota yang lainnya," ujarnya.

Ia juga mengatakan untuk pengamanan di setiap TPS, pihaknya akan menaruh maksimal 2 orang personil. Sementara untuk memastikan berjalannya pilkada yang aman dan sesuai dengan harapan, semua personil yang bertugas dibekali dengan uang saku dan uang makan serta obat-obatan dan vitamin.

Iqbal berharap semua anggotanya kembali dengan selamat dan sehat setelah pilkada selesai nanti. Untuk itu dia perintahkan pejabat Polda yang menangani logistik anggota, untuk langsung memberikan bekalnya secepat mungkin.

"Kalau bisa hari ini langsung pasang meja di lapangan, bagikan jatah mereka jangan tunggu hari esok," ujarnya.

Terakhir, mengenai segala macam kemungkinan di lapangan seperti serangan fajar atau kecurangan lainnya, ia menyebut pihaknya akan menerjunkan personil ke lapangan dua hari sebelum hari pencoblosan dilaksanakan.

"Untuk mengantisipasi pelanggaran dan kecurangan yang mungkin terjadi di lapangan kami akan perintahkan petugas untuk stand by dua hari sebelum hari H pencoblosan. Jika ada pelanggaran, petugas kami akan langsung melaporkan kejadian itu melalui aplikasi yang kami siapkan dan akan kami tindak tegas terhadap pelanggar itu," tutupnya.

(mul/mpr)