JK Disebut Buat Eddy Prabowo Ditangkap, Jubir Minta KPK Panggil Danny Pomanto

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 16:53 WIB
jusuf kalla
Foto: Mantan Wapres Jusuf Kalla (Faiq Azmi/detikcom)
Makassar -

Juru bicara (jubir) mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah menilai KPK harus segera memanggil Danny Pomanto yang menyebut penangkapan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo atas kontrol JK. Husain menyebut isu tersebut fitnah.

"Ini bukan sekedar masalah Pak JK, tapi sudah fitnah yang mengadu domba antarelite. Bahkan mendemoralisasi KPK," sebut Husain kepada detikcom, Sabtu (5/12/2020).

Untuk diketahui, isu tersebut ketika sebuah rekaman suara beredar luas. Suara dalam rekaman itu adalah suara Danny Pomanto, calon Wali Kota Makassar.

Husain Abdullah mengaku tak habis pikir dengan Danny Pomanto. Dia menyebut tuduhan soal JK yang mengontrol penangkapan Edhy Prabowo tak masuk akal.

"Saya cuma mau bilang, salah apa Pak JK kepada Danny Pomanto, sehingga tega-teganya memfitnah seperti. Danny seperti tidak punya lagi sopan santun, sipakalebbi sedikit pun kepada sosok yang dihormati semua kalangan. Saya yakin kalau orang Bugis-Makassar tidak gampang mengumbar fitnah, karena secara budaya dan agama tahu resikonya, bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan," tutur Husain.

"Coba anda bayangkan, Pak JK di Jakarta dengan segala aktivitas sosial, tidak mengusik orang lain, termasuk Danny Pomanto. Tiba-tiba dia melontarkan pernyataan yang tidak masuk akal," imbuh Husain.

Husain menyayangkan pernyataan Danny Pomanto soal JK dalam rekaman tersebut. Husain menduga Danny Pomanto terbiasa memfitnah JK.

"Dari omongan Danny yang begitu lancar, tanpa rasa bersalah sedikitpun. Mungkin saja Danny sudah biasa menyebar fitnah tentang Pak JK," tutur Husain.

Husain kemudian berpendapat pernyataan Dhani merendahkan KPK. Karena itulah, Husain meminta KPK mengklarifikasi pernyataan Dhani Pomanto.

"Masalah yang dimunculkan Danny menyangkut fitnah kepada Pak JK, bahkan Anies dan juga sangat merendahkan KPK yang prestasinya menangkap Menteri KKP yang justru dipandang sebagai angin segar bagi penegakan hukum di Indonesia. Danny telah mencederai kerja keras KPK. KPK perlu memanggil Dany Pomanto untuk mengklarifikasi fitnahan tersebut," terang Husain.

Simak video 'Hashim Tegaskan Perusahaannya Tak Punya Izin Ekspor Benur':

[Gambas:Video 20detik]



Simak penjelasan Danny Pomanto soal rekaman suaranya soal JK yang beredar di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3