PIKA Pupuk Kaltim Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk Anak-anak

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 16:33 WIB
Pupuk Kaltim
Foto: Pupuk Kaltim
Jakarta -

Persatuan Istri Karyawan (PIKA) Pupuk Kaltim menggelar operasi bibir sumbing bagi 12 anak dari keluarga kurang mampu, usia 3 bulan hingga 6 tahun. Operasi dilaksanakan di RS Pupuk Kaltim pada hari ini. Operasi gratis ini digelar dalam rangka menyambut HUT ke-43 Pupuk Kaltim.

Ketua Umum PIKA Pupuk Kaltim, Kuntari Rahmad Pribadi mengungkapkan program ini bekerja sama dengan Pupuk Kaltim, Yayasan Anugerah Sentosa, dan Smile Train Indonesia. Para pasien tak hanya dari Kota Bontang, tapi juga dari luar Bontang, seperti Kutai Timur, dengan masalah beragam, mulai dari celah di bibir hingga celah di langit-langit mulut.

"Seluruh biaya operasi dan pengobatan para pasien ditanggung penuh oleh PIKA dan Pupuk Kaltim, termasuk biaya rawat inap dan perawatan, hingga konsumsi selama di RS," ujar Kuntari dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/12/2020).

Dijelaskannya, kegiatan ini merupakan wujud kontribusi PIKA Pupuk Kaltim bagi masyarakat, sekaligus dukungan terhadap peran Pupuk Kaltim dalam menyikapi berbagai kondisi sosial, yang kali ini khusus menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu penderita bibir serta langit-langit sumbing sejak lahir, sebab anak dengan kondisi tersebut mengalami kesulitan untuk makan dan berbicara.

Kondisi sumbing secara otomatis juga akan berdampak terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak, karena jika dibiarkan berpotensi menjadikan anak rentan terhadap penyakit maupun infeksi, sehingga perlu tindakan medis untuk mengembalikan fungsi anggota tubuh anak secara normal.

"Semoga dengan operasi ini, anak-anak kita dapat kembali tersenyum dan meningkatkan kepercayaan diri untuk bersosialisasi di masyarakat dan lingkungan sekitarnya," tambah Kuntari.

Ketua Tim Yayasan Anugerah Sentosa Agus Santoso selaku perpanjangan Smile Train Indonesia, menyambut positif operasi bibir dan langit-langit sumbing yang digelar PIKA Pupuk Kaltim bagi anak kurang mampu di Bontang dan sekitarnya. Dirinya memastikan operasi yang dilaksanakan tim dokter dari Smile Train Indonesia dilaksanakan sesuai standar internasional dan didukung fasilitas optimal yang dimiliki RS Pupuk Kaltim untuk hasil maksimal pasca operasi.

"Kami sangat mengapresiasi kontribusi Pupuk Kaltim yang membawa kembali senyuman anak Indonesia, ini bagian dari 4.100 lebih operasi yang digelar Smile Train di Indonesia," terang Agus Santoso.

(mul/ega)