Pangdam Jaya Ungkap Kondisi Terkini Daya Tampung Pasien COVID Wisma Atlet

Taufieq Renaldi Arfiansyah - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 01:41 WIB
Kini isolasi mandiri di DKI Jakarta dianjurkan tidak boleh dilakukan di rumah, telah disediakan tempat khusus seperti salah satunya Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.
RSD Wisma Atlet. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memaparkan data soal daya tampung di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Dia mengatakan ada peningkatan jumlah pasien.

"Memang yang untuk OTG ini sudah presentasinya sudah sangat full ya," ujar Dudung, di Wisma Atlet, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Dudung mengatakan akan mempertimbangkan bangunan di Wisma Atlet yang bisa menjadi alternatif untuk dimanfaatkan sebagai tepat isolasi pasien Corona. Dia juga menyebut selama PSBB di DKI, Pemprov sudah menyediakan alternatif tempat perawatan pasien.

"Ada juga hotel-hotel yang sudah dimanfaatkan selama ini, ada beberapa hotel udah ditunjuk oleh PSBB untuk menampung yang OTG sudah kita siapkan," ujar dia.

Sementara itu, untuk tower yang merawat pasien COVID-19 bergejala 70 persen teratasi.

"Kondisi saat ini yang dengan gejala rata-rata hampir 60 sampai 70 persen masih bisa teratasi, tetapi sebetulnya ini sudah terjadi peningkatan," kata dia.

Dudung pun mengingatkan lagi soal kepatuhan protokol kesehatan. Dia juga mengimbau kepada daerah penyangga Jakarta yang menggelar Pilkada untuk tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

"Baik wali kota maupun Bupati khususnya di wilayah Jakarta, di sini ada Depok dan Tangerang Selatan yang akan melaksanakan Pilkada. Saya imbau jangan melakukan kegiatan-kegiatan kampanye atau kerumunan kerumunan yang melebihi dari 5 orang. Yang jelas nanti akan kita tindak tegas, mereka akan tidak tegas," kata dia.

"Sekarang saya tidak ada pertimbangan lain kalau sudah jelas-jelas dia melanggar itu akan kita tidak tegas, kasihan rakyat sudah berjatuhan," ucap Dudung.

(idn/idn)