Pemakaman Pasien COVID-19 di Sumedang Ditolak Kelurga

Muhamad Rizal - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 00:07 WIB
Pemakaman Pasien COVID-19 di Sumedang Ditolak Kelurga
Foto: Muhamad Rizal-detikcom

Setiawan mengakui bahwa anggota keluarganya itu masuk ke rumah sakit karena ada keluhan sesak nafas, menurutnya pasien memang memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes dan asma. Sehingga pasien tersebut dilakukan tes swab dan hasilnya positif.

"Untuk orang awam kan ragu, sebab hasil swab keluar hanya beberapa jam. Sedangkan kalau lihat dari berita itu hasil swab keluarnya tiga hari. Ya selanjutnya kami ikuti protokol kesehatan saja," katanya.

Kepala Humas RSUD Sumedang, Dahlan Indrayana membenarkan adanya penolakan dari salah satu pihak keluarga pasien COVID-19 untuk proses pemulasaraan jenazah.

"Tadi memang ada sedikit penolakan dari keluarga pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dibuktikan dengan hasil swab," ucap Dahlan.

Maka, kata Dahlan, pihaknya harus melakukan pemulasaraan jenazah sesuai protokol COVID-19. Sebab hal itu terbukti dari hasil swab test.

"Ya, Kami sesuai dengan protap, apabila pasien terkonfirmasi positif COVID-19, maka (jenazah) harus dimakamkan dengan protokol COVID-19," ucapnya.

Menurut Dahlan, pihak keluarga pasien menolak karena beranggapan bahwa pasien meninggal karena penyakit diabetes yang dideritanya sejak lama.

Setelah berkoordinasi bersama pihak satgas COVID-19, pihak keluarga akhirnya bisa menerima pemakaman jenazah dengan dilakukan pemulasaraan.

"Berkat kerjasama dari rumah sakit dan Satgas COVID-19 (kabupaten Sumedang), keluarga akhirnya bisa menerima pemulasaraan jenazah dengan protokol COVID-19," jelasnya.

Halaman

(dwia/dwia)