Diperiksa 6 Jam, Ahmad Yani Ditanya soal KAMI-Video Rencana Mogok Nasional

Tiara Aliya - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 22:02 WIB
Ahmad Yani
Ahmad Yani (Foto: Tiara/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani, selesai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 6 jam di Bareskrim Polri. Penyidik mencecar 24 pertanyaan berkaitan dengan kasus ujaran kebencian yang menjerat tersangka Anton Permana.

"Saya menjalani pemeriksaan mulai jam 2 siang sampai baru tadi selesai. Jadi ada beberapa pertanyaan, 24 pertanyaan tapi intinya memang adalah kasusnya saudara Anton Permana," kata Ahmad Yani di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020).

Ahmad Yani keluar dari ruangan penyidik sekitar pukul 19.45 WIB. Selama pemeriksaan, penyidik mengonfirmasi sejumlah hal berkaitan dengan kepengurusan KAMI hingga hubungan antara dirinya dan Anton Permana.

"Saya juga ditanyakan sejauh mana kenal Anton Permana. Saya kenal Anton Permana mendekati Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, kalau Jumhur saya kenal lama," sebutnya.

"Selain itu menanyakan hal lain, bagaimana KAMI, apakah KAMI itu punya anggota lain, dan sebagainya," lanjutnya.

Tak hanya itu, penyidik turut meminta konfirmasi terkait dua video yang diunggah di YouTube. Penyidik pun, sebut Yani, memperlihatkan unggahan tersebut kepadanya.

"Jadi ada Youtube yang ditanyakan kepada saya dan YouTube itu, ditandatangani oleh presidium KAMI dan itu pernyataan resmi KAMI atas rencana mogok nasional yang dilakukan buruh sebelum pengesahan UU Omnibus Law. Karena saya baru lihat juga dua (video) YouTube substansinya sama seperti itu," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2