Duit Suap Bupati Banggai Laut Diduga Dipakai untuk Pemenangan Pilkada 2020

Wilda Nufus - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 21:30 WIB
KPK konpers OTT Bupati Banggai Laut
Foto: KPK konpers OTT Bupati Banggai Laut (Wilda/detikcom)
Jakarta -

KPK menduga duit suap yang diterima Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng), Wenny Bukamo, akan digunakan untuk kepentingan kampanye. KPK juga menemukan indikasi duit tersebut akan dipakai untuk pemenangan Pilkada 2020.

"Benar memang dalam tahap penyelidikan kita melihat indikasi bahwa uang-uang yang terkumpul ini dimaksudkan untuk digunakan dalam biaya-biaya kampanye ataupun kemungkinan digunakan nanti di dalam bahasa yang sering kita dengar serangan fajar dan lain sebagainya itu barangkali indikasinya ke arah situ," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020).

Nawawi mengatakan tim KPK masih melakukan pendalaman. Sejauh ini, kata Nawawi, KPK belum menemukan adanya dugaan duit suap dipakai untuk alat-alat peraga kampenye.

"Kita belum menemukan, kita belum menelusuri lebih mendalam apakah sudah ada yang digunakan untuk alat-alat peraga kampanye sebelum kita belum sampai sejauh itu tetapi yang indikasi awal bahwa ini dimaksudkan untuk upaya pemenangan di dalam itu sudah ada di kami," ujar Nawawi.

Nawawi mengatakan pihaknya juga sudah mengingatkan seluruh calon kepala daerah terkait upaya pemberantasan korupsi yang akan tetap jalan di masa Pilkada. Nawawi menegaskan KPK berbeda dengan aparat penegak hukum lain.

"Kami sudah mengingatkan mereka bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi saat ini sedang melakukan beberapa penyelidikan terhadap beberapa aktivitas yang dilakukan oleh para cakada di dalam kami sudah menyebutkan itu kami sudah mengingatkan kepada mereka bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi sedikit berbeda dengan rekan-rekan aparat penegak hukum lain yang untuk sementara menangguhkan penanganan penanganan perkara yang berindikasi tindak pidana korupsi," tutur dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2