Benyamin-Pilar Akan Pangkas Birokrasi Demi Tutup Celah Korupsi di Tangsel

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 00:42 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Tangsel, Airin Rachmi Diany mendampingi pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ikhsan  mendaftar sebagai bakal calon wali kota ke KPU Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (5/9/2020). Airin yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Tangsel akan mengakhiri masa jabatannya selama 2 periode. Sementara Benyamin saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tangsel. Sementara Pilar Saga merupakan putra dari Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
Cawalkot Tangsel Benyamin Davnie dan wakilnya Pilar Saga (Foto: Ari Saputra)
Tangerang Selatan -

Dalam debat Pilkada Tangsel 2020, pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga mengungkap akan memangkas birokrasi yang berbelit-belit. Komitmen tersebut demi menutup celah korupsi bagi para pejabat di Tangerang Selatan (Tangsel).

Benyamin mengatakan bahwa birokrasi di lingkungan pemerintahan Tangsel nantinya harus berdasarkan sistem teknologi informasi. Sistem ini dibuat atas persoalan birokrasi yang rumit, sehingga yang bisa ditemukan celah korupsi seperti yang terjadi di berbagai daerah.

"Kami punya komitmen kuat, keras untuk menegakkan hukum, sehingga celah korupsi tidak ada di Tangsel. ASN agent of change, mereka harus kerja berbasis IT," kata Benyamin saat diminta berbicara soal penajaman visi misi di Pilkada 2020, Kamis (3/12/2020).

Dia memastikan bahwa birokrasi berdasarkan sistem teknologi ini bukan hanya untuk para birokrat. Menurutnya, publik juga akan menikmati internet gratis dengan dipasangnya wifi di sejumlah sarana publik.

"Sehingga dualisme yang dikhawatirkan bisa kita atasi, apabila komitmen pada hukum dan komitmen IT bisa kita terapkan," katanya.

Sementara itu, Pilar menyebut bahwa Tangsel selama ini sudah menjadi model di bidang keterbukaan administrasi publik dan keuangan. Dia mengatakan bahwa nilai Kota Tangsel selalu terbaik dari seluruh daerah se-Banten.

"Tangsel mendapat predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) berturut-turut, kita role mode terbuka administrasi publik dan keuangan," pungkasnya.

(bri/fas)