Benny Wenda Deklarasi Pemerintahan Papua, Menlu Panggil Dubes Inggris

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 19:48 WIB
Menlu Retno Marsudi menerima tim penjemput 238 WNI di Wuhan, China, yang terdiri dari kru kabin, teknisi, pilot Batik Air dan tim pendahulu atau aju.
Menlu RI Retno Marsudi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Benny Wenda, separatis Papua yang bermukim di Inggris, mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua. Menteri Luar Negeri RI Retno Lestari Priansari Marsudi menugaskan pejabat terkait di Kemlu memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins, guna meminta keterangan soal Benny Wenda.

"Menlu sudah menugaskan Direktur Jendral terkait di Kemlu RI untuk memanggil Dubes Inggris," kata Juru Bicara RI, Teuku Faizasyah, kepada detikcom, Kamis (3/12/2020).

Plt Jubir Kemlu, Teuku FaizasyahJubir Kemlu, Teuku Faizasyah (Adhi Indra Prasetya/detikcom)

Benny Wenda adalah pemimpin ULMWP (Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat). Melalui akun Twitter bercentang biru miliknya, Benny mendeklarasikan pemerintahan sementara West Papua pada Selasa (1/11) kemarin. Dia menyebut dirinya sebagai 'presiden interim' dari Pemerintahan Sementara West Papua. Diketahui, Benny bermukim di Inggris.

Namun penjelasan dari Dubes Inggris Owen Jenkins terkait soal Benny Wenda rupanya belum bisa segera diperoleh. Soalnya, Jenkins sedang cuti.

"Dubes Inggris rupanya sedang cuti dan mungkin baru besok pertemuannya," kata Faizasyah.

Duta Besar Inggris untuk RI dan Timor Leste Owen JenkinsDuta Besar Inggris untuk RI dan Timor Leste Owen Jenkins (Danang Sugianto/detikcom)

Selanjutnya, penjelasan Mahfud Md bahwa Benny Wenda bukan WNI lagi dan mengajak makar:

Selanjutnya
Halaman
1 2