KPU Bakal Kirim Petugas ke RS, Bantu Pemilih Terpapar Corona Nyoblos

Kadek Melda - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 19:45 WIB
Ketua KPU Arief Budiman memantau penyelenggaraan tes Swab di halaman kantor pusat KPU, Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Ketua KPU Arief Budiman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan masyarakat yang terpapar Corona tetap dapat menyalurkan hak suaranya di Pilkada 2020. Arief mengatakan pihaknya akan mengirim petugas ke rumah sakit (RS) maupun ke rumah warga yang positif Corona agar tetap bisa memilih di Pilkada 2020.

"Pelayanan kepada pemilih yang sedang menderita COVID. Ada dua, yang akan kami lakukan pertama mereka yang sedang isolasi di RS. Kedua mereka yang sedang isolasi mandiri di rumah," kata Arief di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2020).

Arief menuturkan ada dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan dikirim. Nantinya para petugas yang menyambangi orang yang terpapar Corona akan diberi alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Pelayanan yang kami berikan ke mereka sudah diatur di dalam peraturan KPU, petugas kami, KPPS nanti mungkin dua orang didampingi dengan pengawas, bersama pengawas, pemantau, mungkin juga kalau ada yang mau ikut bisa ikut, saksi juga kalau ada yang mau ikut, bisa ikut. Tetapi mereka yang menjalankan fungsi ini, tugas ini, dia harus dilengkapi prokes yang maksimal," tuturnya.

"Kalau petugas di TPS hanya menggunakan masker, face shield, sarung tangan. Tapi untuk mereka yang tugas ke RS harus dilengkapi baju hazmat," lanjutnya.

Lebih lanjut Arief mengatakan para petugas itu akan menjalani rapid test terlebih dahulu sebelum bertugas. Para petugas, kata Arief, akan datang satu jam sebelum waktu pemilihan berakhir.

Selanjutnya
Halaman
1 2