Eks Anggota BPK Rizal Djalil Klaim Tak Terima Uang di Kasus SPAM

Wilda Nufus - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 19:08 WIB
KPK menahan dua tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR.
Mantan anggota BPK, Rizal Djalil (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Tersangka mantan anggota BPK, Rizal Djalil, angkat bicara perihal kasus perkara suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Rizal Djalil mengklaim dia tidak menerima uang sepersen pun dalam perkara korupsi yang menjeratnya ini.

"Yang terkait dengan suap pribadi dan anak saya pribadi, saya ingin menegaskan bahwa saya tidak pernah menerima uang dari saudara yang disebutkan sebagai pemberi tadi," kata Rizal kepada wartawan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020).

Rizal menyebut akan membuka semua perkara ini di persidangan. Dia mengaku siap kooperatif dengan KPK agar perkara ini dapat selesai dengan cepat.

"Untuk itu teman-teman, mari kita tunggu di pengadilan dan saya akan buka semuanya apapun yang diminta oleh KPK dan saya siap bekerja sama dengan KPK dan ikut supaya proses ini dapat selesai dengan cepat," tuturnya.

Rizal menyebut kasus SPAM ini tidak dapat dikategorikan sebagai kasus yang besar. Namun Rizal akan menuntaskan perkara ini dan meminta publik menunggu sampai waktu persidangan tiba.

"Kasus SPAM ini boleh dikatakan kasus yang tidak terlalu besar sebenarnya, tetapi tetap harus kita tuntaskan, nanti kita tunggu di pengadilan," imbuhnya.

Rizal kemudian terlihat digiring penyidik masuk ke mobil tahanan untuk dijebloskan ke sel tahanan pada pukul 17.50 WIB. Rizal terlihat mengenakan rompi oranye dengan tangan diborgol.

Diketahui, KPK menahan dua tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Kedua tersangka itu ialah mantan anggota BPK Rizal Djalil dan Komisaris Utama PT Minarta Duta Hutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo.

Selanjutnya
Halaman
1 2