Polisi Akan Panggil FPI soal Tempat Penangkapan Pembusur Aksi Tolak HRS

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 18:36 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Makassar -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) akan meminta klarifikasi FPI Sulsel soal lokasi penangkapan Riswandi (37), pria yang membusur massa aksi penolakan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Makassar. Sebab, FPI Sulsel membantah bahwa tempat penangkapan Riswandi disebut polisi sebagai sekret FPI.

"Untuk memperjelas (Sekretariat FPI atau bukan), nanti kita undang mereka untuk klarifikasi," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo kepada detikcom, Kamis (3/12/2020).

Terkait pernyataannya yang menyebut lokasi penangkapan Riswandi di Jalan Sungai Limboto, Makassar sebagai sekret FPI, Kombes Ibrahim menyebut itu berdasarkan laporan polisi yang menangkap Riswandi. Tapi dia akan mengecek ulang.

"Laporan anggota yang nangkap seperti itu (lokasi penangkapan merupakan Sekretariat FPI). Nanti dicek (kembali oleh) anggota dulu," terang Ibrahim.

Sebelumnya, FPI Sulsel menyebut bila rumah di Jl Sungai Limboto yang menjadi tempat ditangkapnya Riswandi bukan lagi tempat mereka. Rumah itu dulunya memang sempat menjadi markas Laskar Pembela Islam (LPI), namun kini sudah menjadi markas dari Laskar Tauhid Indonesia (LTI).

"Di sana itu menjadi markasnya Laskar Tauhid Indonesia," ujar Sekretaris DPD FPI Sulsel Agus Salim Syam, Kamis (3/12).

LTI mengakui tempat penangkapan Riswandi sebagai markasnya, simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2