Polda Sulsel: Pembusur Aksi Tolak HRS di Makassar Ditangkap di Sekret FPI

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 13:11 WIB
Demo tolak Habib Rizieq di Makassar ricuh (dok. istimewa).
Demo menolak Habib Rizieq di Makassar ricuh. (Foto: dok. istimewa)
Makassar -

Riswandi (37), tersangka yang menyerang menggunakan busur panah ke massa aksi tolak Habib Rizieq Shihab (HRS) di Kota Makassar, ternyata ditangkap di Sekretariat FPI di Makassar. Sejumlah barang berbahaya turut disita saat Riswandi ditangkap.

"Tersangka (pembusur massa aksi tolak HRS) diamankan di Sekret FPI, Jl Sungai Limboto," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo kepada detikcom, Kamis (3/12/2020).

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo.Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo (Hermawan/detikcom)

Bersamaan dengan penangkapan Riswandi, polisi juga menyita berbagai barang bukti, termasuk 27 anak panah busur hingga bom molotov.

"Dan saat dilakukan penangkapan ditemukan benda-benda berbahaya, seperti katapel, mata panah, bom molotov, air keras," ujar Ibrahim.

"Saat ini sedang didalami tujuan dari tersangka mempersiapkan peralatan tersebut," sambung Ibrahim.

Diberitakan sebelumnya, Riswandi ditangkap polisi di Jl Sungai Limboto, Makassar, Selasa (1/12) malam. Selain Riswandi, polisi masih memburu seorang rekannya yang berinisial FR, lantaran ikut membantu Riswandi melakukan pembusuran.

"Yang bersangkutan (FR) pada saat kejadian membonceng pelaku RSD (Riswandi)," kata Kapolsek Ujung Pandang AKP Bagas Sancayoning saat rilis penangkapan Riswandi di area Satreskrim Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Rabu (2/12).

Pembusuran ini berawal saat massa yang mengatasnamakan diri Masyarakat Sulawesi Selatan berunjuk rasa menolak kedatangan HRS di area Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Selasa (1/12) sore. Saat itu, aksi yang awalnya damai seketika berakhir ricuh karena tiba-tiba datang kelompok penyerang yang memprotes aksi unjuk rasa tersebut. Massa kemudian dilempari batu hingga langsung kocar-kacir.

(nvl/nvl)