FPI Sulsel soal Tempat Pembusur Ditangkap: Markasnya Laskar Tauhid Indonesia

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 16:31 WIB
Massa aksi tolak Habib Rizieq di Makassar Prawira Dirga terkena busur anak panah (dok. Istimewa).
Massa aksi tolak Habib Rizieq di Makassar Prawira Dirga terkena busur anak panah. (dok. Istimewa)
Makassar -

FPI Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebut lokasi penangkapan Riswandi (37), pembusur massa aksi tolak Habib Rizieq Shihab (HRS) di Makassar, bukan di sekretariatnya. Tempat Riswandi ditangkap disebut merupakan markas Laskar Tauhid Indonesia (LTI).

"Di sana itu menjadi markasnya Laskar Tauhid Indonesia," ujar Sekretaris DPD FPI Sulsel Agus Salim Syam kepada wartawan, Kamis (3/12/2020).

Tempat yang dimaksud Agus sebagai markas LTI berada di Jalan Sungai Limboto, Makassar, tempat Riswandi ditangkap polisi pada Selasa (1/12) malam lalu.

Sementara itu, anggota LTI Abdurrahman membenarkan bahwa tempat penangkapan Riswandi di Jalan Sungai Limboto sebagai markas LTI.

"Iya benar itu," kata Abdurahman saat dimintai konfirmasi.

Namun Abdurahman enggan berkomentar lebih jauh, termasuk soal apakah Riswandi atau kelompok penyerang massa aksi tolak HRS lainnya merupakan anggota LTI. Abdurahman mengaku sedang ada agenda penting.

"Begini, anak saya lagi pesta, lagi sibuk ka (saya). Saya kasih konfirmasi ngomong sore pi. Karena jangan sampai saya kasih konfirmasi simpang siur lagi," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo menyebut Riswandi (37), yang merupakan tersangka penyerangan menggunakan busur panah ke massa aksi penolakan Habib Rizieq di Makassar di Sekretariat FPI di Makassar.

"Tersangka (pembusur massa aksi tolak HRS) diamankan di Sekret FPI, Jl Sungai Limboto," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo kepada detikcom, Kamis (3/12).

(nvl/idh)