Tim Eri-Armudji Kampanye Door to Door Antar 'Surat Cinta' dari Risma

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 16:02 WIB
Eri - Armudji
Foto: istimewa
Jakarta -

Tim pemenangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armudji menjalankan kampanye dari pintu ke pintu jelang Pilkada Serentak 2020. Mereka turut membawa secarik surat dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mengajak masyarakat untuk aktif dalam pesta demokrasi dengan tidak golput.

Juru bicara tim pemenangan Eri-Armudji Achmad Hidayat mengatakan pihaknya juga membagikan hand sanitizer dan masker untuk masyarakat. Hal itu, kata dia, dilakukan untuk mendukung masyarakat mencegah penularan COVID-19.

"Kami mengajak warga masyarakat untuk menjemput kemenangan. Menjemput masa depan Surabaya yang cemerlang di tangan pemimpin yang memiliki kompetensi, Eri Cahyadi dan Armudji, setelah berbagai keberhasilan Bu Risma selama 10 tahun memimpin Surabaya," ujar Achmad dalam keterangan tertulis, Kamis (3/12/2020).

Achmad mengulas elektabilitas pasangan calon nomor urut 1 Eri-Armuji unggul menurut sejumlah hasil survei politik. Menurutnya hal itu merupakan buah dari kerja keras PDI Perjuangan dan pihak lain yang mendukung Eri-Armudji.

"Ini berkat kerja keras, gotong royong keluarga besar PDI Perjuangan, para relawan, partai-partai politik pendukung, dan seluruh masyarakat yang antusias menjemput kemenangan Eri-Armudji," imbuhnya.

Achmad menyebut kampanye door to door cukup efektif untuk mengajak warga berpartisipasi dalam pesta demokrasi. Selain itu, ia menyatakan banyak warga yang senang mendapatkan surat dari Risma.

"Banyak warga masyarakat gembira dan antusias menerima 'surat cinta' Bu Risma. Mereka memastikan memilih Eri-Armudji," urai Achmad.

Achmad menambahkan elektabilitas Eri-Armudji turut ditopang simpati warga pada sosok Risma yang dianggap sukses memimpin Surabaya.

"Video viral 'Hancurkan Risma' telah melahirkan gelombang simpati warga masyarakat pada Bu Risma, gelombang dukungan suara rakyat kepada Eri-Armudji. Itu fakta di masyarakat yang kami potret," ujar Achmad.

(ega/ega)