Bima Arya Tegaskan Tak Lampaui Kewenangan Minta Hasil Swab Habib Rizieq

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 13:51 WIB
Bima Arya ungkap kondisi Habib Rizieq usai check up di RS Bogor
Bima Arya (M Solihin/detikcom)
Kota Bogor -

Wali Kota Bogor Bima Arya masih meminta hasil tes swab Habib Rizieq ke Rumah Sakit (RS) UMMI. Bima Arya mengaku keinginannya itu tidak melampaui batas.

"Itu menurut saya tidak melampaui kewenangan karena itu koordinasi sehari-hari antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan rumah sakit, sehari-hari seperti itu," jelas Bima di Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (3/12/2020).

Bima mengatakan hasil tes swab Habib Rizieq tidak akan dipublikasikan. Dia menerangkan data hasil swab test Rizieq perlu diketahui agar Satgas COVID-19 Kota Bogor bisa mengetahui bagaimana penanganan pasien positif virus Corona di RS UMMI.

Selain itu, lanjutnya, hasil tes swab Habib Rizieq ini untuk mengetahui bagaimana peran dokter di RS UMMI. "Dan bagaimana kronologi pasien Habib Rizieq Shihab di Rumah Sakit UMMI. Dari situ kan bisa ketahuan statusnya seperti apa," lanjutnya.

Politikus PAN ini mengatakan langkah Satgas dalam menangani kasus positif virus Corona sama, yakni agar semuanya sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Bima pun ingin agar kasus tes swab Habib Rizieq di RS UMMI ini bisa dijadikan pelajaran untuk semuanya.

"Jadi ini pembelajaran yang baik untuk semua. Apa, sejauh mana kewenangan pemerintah, sejauh mana tugas dan kewajiban rumah sakit dan hak pasien, itu harus paham semua. Jadi saya kira proses hukum ini sangat baik untuk memastikan ya, apakah semua sudah sesuai," ucapnya.

Dari kasus tes swab Habib Rizieq di RS UMMI ini, Bima turut diperiksa. Wali Kota Bogor ini mengaku dicecar dengan 14 pertanyaan oleh penyidik.

"Ada sekitar 14 pertanyaan (yang diajukan kepada saya), yang fokus, khusus terkait Habib Rizieq Shihab (HRS) di Rumah Sakit UMMI dan saya jawab," kata Bima.

(gbr/gbr)