Jejak Cuitan 'Ustadz Maaher': Hina Ulama NU Berujung Penangkapan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 13:40 WIB
Momen penangkapan Soni Ernata Pemilik Akun @ustadzmaaher_.
Momen penangkapan Soni Ernata Pemilik Akun @ustadzmaaher_. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Soni Ernata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi ditangkap penyidik dari Subdit 2 Dittipid Siber Bareskrim Polri. Dia ditangkap gegara laporan dianggap menghina kiai NU, Habib Luthfi bin Yahya. Bagaimana jejak cuitannya?

Muannas Alaidid, selaku kuasa hukum pelapor, mengatakan Ustadz Maaher bukan hanya sekali menghina kiai-kiai NU. Disebutkannya, Ustadz Maaher juga pernah menghina Gus Dur hingga Ma'fur Amin.

"Maaher ini bukan kali pertama kayak gini. Kalau kita ikuti jejak digitalnya, dia banyak kali melakukan penghinaan kepada kiai-kiai NU, kayak mulai Gus Dur, Kiai Said, Kiai Ma'ruf Amin, bahkan polisi disebut sebagai 'monyet berseragam cokelat'," tuturnya saat dihubungi wartawan, Senin (16/11/2020).

Maka dari itu, untuk penghinaan ulama NU yang dilakukan Ustadz Maaher, Muannas ingin ada efek jera.

"Jadi harus ada efek jera, makanya kita nggak ada pilihan (sehingga melaporkan), kalau nggak dia merasa benar," imbuhnya.

Pelaporan ini sendiri, Muannas melaporkan pemilik akun @ustadzmaaher_ atau Ust Maaher At-Thuwailidi Official soal cuitannya 'cantik pakai jilbab kaya kiai Banser'. Muannas menyebut cuitan Maaher At-Thuwailibi itu merupakan sebuah penghinaan.

"Berkaitan sama konten dia yang menyebut 'pakai jilbab itu cantik ya kaya kiai-kiai Banser', nah itu mencantumkan foto Habib Luthfi. Nah, menurut undang-undang, konten itu dilarang, karena penghinaan," katanya.

Maaher saat itu menjawab komentar akun @gunduladul pada 25 Agustus 2020. Akan tetapi, akun @gunduladul telah di-suspended.

"Iya cuitan Maaher yang katanya dia menanggapi twit-nya orang yang dia katanya 'perempuan'. Terus dia tanggapi 'cantik ya pakai jilbab', tapi dia mencantumkan fotonya Habib Luthfi, kan itu nggak ada urusan bawa-bawa Habib Luthfi," kata Muannas.

Cuitan Ustadz Maaher itulah yang tidak diterima pihak keluarga Habib Luthfi.

Selanjutnya
Halaman
1 2