Rumah Dibakar Kelompok MIT di Sigi, Korban Selamat Trauma Tak Mau Kembali

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 12:13 WIB
Selain membunuh satu keluarga di Sigi, kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora juga melakukan pembakaran rumah. Begini kondisi rumah yang dibakar kelompok MIT.
Serangan kelompok Ali Kalora terhadap permukiman warga di Sigi. (Humas Polres Sigi/Antara Foto)
Sigi -

Sejumlah korban serangan orang tak dikenal (OTK) yang diduga dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tidak mau kembali lagi ke lokasi permukiman transmigrasi di Dusun Lewano, Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi karena warga merasa terancam.

"Saya tidak mau kembali ke situ meski pemerintah membangun rumah saya yang ludes diduga dibakar oleh kelompok MIT," kata Astri Kandi di Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (3/12/2020).

Astri meminta pemerintah membangunkan rumah, tetapi tidak lagi di lokasi transmigrasi tersebut. Bukan hanya dia, melainkan juga warga lainnya enggan kembali.

Sebab, selain rumah sudah rata tanah karena dibakar, mereka mengalami trauma berat atas peristiwa berdarah yang menelan korban jiwa empat orang laki-laki.

Astri, selain kehilangan tempat tinggal, kehilangan orang tua dan suami. "Mereka menjadi korban dalam serangan teroris yang kini tengah diburu oleh pasukan gabungan TNI/Polri," katanya.

Lokasi transmigrasi Dusun Lewono berada jauh dari lokasi transmigrasi (SP-1) Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Lokasi itu, kata dia, berada di puncak gunung dan merupakan transmigrasi lokal.

"Kalau transmigrasi Dusun Tokelemo adalah transmigrasi umum dari Jawa," ujarnya.

Lokasi transmigrasi di Dusun Lewono, kata Astri Kandi, selain berada di atas gunung, juga terbilang masih kurang penduduknya. Kini, dia bersama tiga anaknya yang masih kecil terpaksa menumpang di rumah keluarga di Desa Lembantongoa.

Simak video 'Pasukan TNI Ditambah, Buru Pelaku Pembunuhan di Sigi':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana penuturan kepala desa soal kondisi warga? Simak halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2