Anak Usaha Jasa Marga PHK Pegawainya yang Terlibat Kasus Ganja

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 11:48 WIB
ganja
Ilustrasi ganja (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan seorang pegawai Jasa Marga Arif Trilaksana (24) karena kedapatan mempunyai ganja. Anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT JPT, akan memberikan sanksi tegas terhadap pegawai tersebut.

Direktur Utama PT JPT Charles Lendra menyesalkan kejadian tersebut. PT JPT menyerahkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib untuk diproses berdasarkan aturan hukum yang berlaku.

"Kami menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian serta sebagai langkah antisipasi agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. Kami akan memperketat pengawasan dan pembinaan kepada seluruh petugas," kata Charles dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).

PT JPT juga akan memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang melakukan penyalahgunaan narkoba tersebut. Selain itu, PT JPT akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur untuk melakukan tes urine bagi seluruh petugas operasional yang bertugas di Jalan Tol Gempol-Pandaan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi lebih dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba lainnya.

"Tidak menolerir tindakan yang bersangkutan dan akan memberikan sanksi tegas kepada karyawan tersebut berupa pemutusan hubungan kerja (PHK)," ujarnya.

Adapun pegawai yang diamankan merupakan petugas mobile customer service (MCS). Saat kejadian pada Selasa (2/12), petugas tersebut sedang bertugas di Jalan Tol Gempol-Pandaan yang dikelola oleh anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT JPT.

"Berdasarkan kronologi dari Kepolisian, yang bersangkutan ditangkap saat sedang melaksanakan tugas patroli shift 2 (pukul 14.00-21.00 WIB) di Km 53 Jalan Tol Gempol-Pandaan arah Pandaan. Petugas ini merupakan karyawan dengan status perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWT) PT JPT," kata Charles.

Sebelumnya, polisi mengamankan seorang pegawai Jasa Marga. Tersangka bernama Arif Trilaksana (24) itu kedapatan mempunyai ganja.

Polisi menyita 2 poket ganja seberat 2 gram dari tersangka. Tersangka diamankan pada Selasa (1/12) sore di Tol Gempol-Pandaan KM 53 saat sedang berpatroli.

"Kami berhasil mengamankan satu orang tersangka inisial AT, yaitu pekerjaan sebagai pegawai tetap Jasa Marga. Pada saat penangkapan, anggota Opsnal mengejar di Jalan Tol Gempol-Pandaan," ujar Kanit Tim Sus Reskoba Polrestabes Surabaya Iptu Yudi Saeful Yudi saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (2/11).

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli ganja tersebut secara online dengan harga Rp 100 ribu lebih dan dikonsumsi sendiri oleh tersangka. Saat ini, polisi masih mengejar pengedar yang menjual secara online tersebut.

(yld/imk)