Djoko Tjandra Janjikan Fee USD 1 Juta ke Anita Kolopaking-Andi Irfan Jaya

ADVERTISEMENT

Djoko Tjandra Janjikan Fee USD 1 Juta ke Anita Kolopaking-Andi Irfan Jaya

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 22:51 WIB
Sejumlah anggota Polri menjadi saksi di sidang lanjutan untuk terdakwa Djoko Tjandra. Sidang tersebut digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
Djoko Tjandra (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra mengakui dirinya memerintahkan Andi Irfan Jaya membuat action plan terkait dengan upaya hukum Djoko Tjandra agar terbebas dari hukuman di Kejaksaan Agung (Kejagung). Djoko Tjandra mengaku menjanjikan USD 1 juta untuk action plan.

Awalnya, Djoko Tjandra menceritakan tentang pertemuan 25 November 2019 dengan Pinangki Sirna Malasari, Anita Kolopaking, dan Andi Irfan Jaya. Djoko Tjandra mengatakan, dalam pertemuan itu, Pinangki mengenalkan Andi Irfan sebagai seorang konsultan.

"Saat itu saya dikenalkan Andi Irfan Jaya sama Pinangki. Karena saya minta seorang konsultan, beliau (Pinangki) kenalkan ke saya Andi Irfan Jaya, konsultan untuk melengkapi permintaan saya, ada pengacara dan konsultan," kata Djoko Tjandra di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020).

Djoko Tjandra mengatakan saat itu langsung membagikan tugas ke Andi Irfan. Djoko Tjandra meminta dibuatkan action plan terkait upaya hukumnya.

"Saya mintakan tolong bikinkan action plan. Action plan gimana kalian bantu saya," jelasnya.

Selain itu, dia mengaku menjanjikan fee terkait action plan itu senilai USD 1 juta. USD 1 juta itu rinciannya USS 600 ribu untuk Andi Irfan dan USD 400 ribu untuk fee Anita.

"Saya hanya bicarakan seluruh pembiayaan jadi satu, menjadi USD 1 juta. Total USD 1 juta, USD 400 ribu untuk Anita, USD 600 ribu untuk Andi Irfan," ungkap Djoko Tjandra.

Menurutnya, dalam action plan ini tidak ada bagian Pinangki karena dia tidak ingin pegawai negeri sipil (PNS) menangani kasusnya. Namun, dia tidak mengetahui apakah Andi Irfan membagi fee-nya untuk Pinangki atau tidak.

"(Fee Pinangki) nggak ada. Dia (Pinangki) yang mengenalkan mereka (Anita Kolopaking dan Andi Irfan Jaya) ke saya," jelasnya.

Dalam sidang ini yang duduk sebagai terdakwa adalah Andi Irfan Jaya. Andi Irfan didakwa didakwa menyerahkan uang USD 500 ribu dari Djoko Tjandra ke Pinangki. Selain itu, jaksa mendakwa Andi Irfan melakukan pemufakatan jahat. Pemufakatan jahat itu dilakukan bersama Pinangki dan Djoko Tjandra.

(zap/dkp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT