Round-Up

Tudingan Politik Uang Diusut, Pihak Bobby Balas Ada yang Mencatut

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 21:01 WIB
Bobby Nasution datang ke KPU Medan (Datuk Haris Molana-detikcom)
Bobby Nasution datang ke KPU Medan (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Tudingan politik uang yang diduga diberikan dua orang wanita ke warga agar memilih Paslon Bobby Nasution-Aulia Rachman di Pilkada Medan mulai diusut. Kubu Bobby menduga ada pihak yang mencatut sebagai timses untuk bagi-bagi duit.

Dugaan pembagian uang ke warga agar mendukung Bobby itu terjadi di wilayah Gaharu, Medan Timur. Pihak Panwas Kecamatan (Panwascam) mengatakan telah mendapat informasi soal dugaan bagi-bagi uang itu dan mulai mengumpulkan bukti.

"Itu sudah kita jadikan informasi awal, sesuai dengan Perbawaslu 8 Tahun 2020 kami memiliki waktu 7 hari untuk melakukan pengumpulan alat bukti pendukung lainnya," kata Ketua Panwascam Medan Timur, Taufik, saat dimintai konfirmasi, Senin (30/11/2020).

Taufik mengatakan pihaknya bakal mengumpulkan bukti-bukti lebih dulu. Setelah itu, pihaknya baru akan menentukan ada-tidaknya dugaan pelanggaran.

"Setelah itu baru akan ditetapkan apakah ada pelanggaran atau tidak. Jika ada pelanggaran pidana akan diserahkan ke Gakkumdu Kota Medan," sebut Taufik.

Dia meminta warga percaya kepada Panwascam untuk bekerja sesuai aturan. Dia berjanji bekerja secara profesional.

Timses Bobby Tuding Ada yang Mencatut

Timses Bobby-Aulia menepis pihaknya yang membagikan uang. Timses Bobby mengaku tak akan melakukan hal yang melanggar peraturan.

"Kami tentunya melakukan kampanye ini dengan ketentuan undang-undang yang berlaku, tidak akan melanggar apalagi menggunakan money politics," kata Jubir Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Meryl Saragih.

Meryl berharap Panwascam mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang terjadi. Dia juga mempertanyakan apakah informasi yang didapat soal dugaan pembagian uang itu sudah cukup kuat atau belum.

Menurut Meryl, banyak pihak yang mengklaim masuk ke Timses Bobby-Aulia. Dia berharap tak ada pihak yang mencatut nama timses Bobby-Aulia dan malah merugikan paslon nomor urut 2 ini.

"Mungkin juga orang lain coba mengaku-ngaku tim dari Bobby-Aulia. Apakah perempuan terdaftar di Rumah Kolaborasi ataukah perempuan ini terdaftar sebagai tim pemenangan atau tidak. Jangan mencatut-catut bahwa ini adalah tim pemenangan Bobby-Aulia," ujar Meryl.

Selanjutnya
Halaman
1 2