Detik-detik Brimob Kena Panah Pendukung Paslon Pilbub Boven Digoel

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 17:22 WIB
Pengamanan di Boven Digoel atas aksi anarkis pendukung salah satu paslon Pilbub Boven Digoel (Instagram @gegana_id)
Pengamanan di Boven Digoel atas aksi anarkis pendukung salah satu paslon Pilbub Boven Digoel. (Instagram @gegana_id)
Jakarta -

Seorang anggota Brimob terluka akibat kena panah yang diduga dilontarkan pendukung pasangan calon (paslon) Pilkada Boven Digoel, Papua. Anggota Brimob tersebut terkena panah saat mengamankan situasi di Boven Digoel.

Momen ini dibagikan akun Instagram Gegana Nusantara Korps Brimob Polri, @gegana_id. Tampak panah tersebut tertancap di punggung anggota Brimob yang tengah melakukan pengamanan.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (30/11) sekitar pukul 15.30 WIT. Penyerangan tersebut diduga dilakukan pendukung paslon nomor 4 Pilbup Boven Digoel, Yusak Yaluwo-Yakob Weremba.

Sekitar 400 orang pendukung Yusak-Yakob mengamuk di Kota Tanah Merah, yang merupakan ibu Kota Kabupaten Boven Digoel. Massa pendukung Yusak-Yakob saat itu mendatangi kantor KPUD Boven Digoel.

Mereka melakukan penyerangan hingga akhirnya seorang anggota Brimob terluka akibat terkena panah.

"(Massa) Melakukan penyerangan terhadap anggota yang sedang melakukan pengamanan di Kantor KPUD Boven Digoel, serta dari penyerangan tersebut salah satu anggota Brimob terkena panah di bagian punggung kiri," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya, Selasa (1/12/2020).

Rumah cabup di Boven Digoel, Papua, dibakar pendukung paslon lain yang protes keputusan KPU (dok Polda Papua)Rumah cabup di Boven Digoel, Papua, dibakar pendukung paslon lain yang memprotes keputusan KPU. (dok Polda Papua)

Sebelum menyerang KPUD Boven Digoel, massa juga melakukan serangkaian tindakan perusakan. Kapolres Boven Digoel dan Dandim 1711 BVD sempat bernegosiasi dengan massa yang akan konvoi sekitar pukul 10.30 WIT. Namun pendukung Yusak-Yakob tak mengindahkan dan tetap berkonvoi.

Massa yang membawa senjata ini sempat menganiaya wartawan dan polisi. Mereka juga merusak kantor bupati.

Lihat juga video 'Berkomentar 'Brimob Kacung China' di Medsos, Pria Bogor Dibekuk!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2