Round-Up

Akhir Kisah Pimpinan Begal Sepeda Tewas Didor Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 07:43 WIB
Polisi tangkap komplotan begal sepeda di Jaksel dan Tangsel
Foto: Polisi tangkap komplotan begal sepeda di Jaksel dan Tangsel (Izzata/detikcom)
Jakarta -

Begal sepeda tengah menjadi tren kejahatan di tengah pandemi COVID-19. Banyaknya warga yang berolahraga sepeda dimanfaatkan oleh kelompok begal untuk menjambret para pesepeda.

Seperti komplotan begal sepeda yang ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Para pelaku telah melakukan aksi 20 kali di kawasan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.

Dari 6 pelaku yang ditangkap, salah satunya adalah pimpinan kelompok tewas ditembak karena melawan polisi. Para pelaku ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dipimpin oleh Kompol Handik Zusen, AKP Rulian Syauri, AKP Tomy Haryono dan AKP Steven Chang.

"Ada 1 orang pelaku berinisial F yang merupakan pemimpin. Dirinya berperan mengatur rencana pembegalan. Sayangnya saat ditangkap, si pelaku tertembak di dada kiri dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada Senin (30/11/2020).

Keenam pelaku memiliki perannya masing-masing, yakni 3 orang sebagai pelaku begal ( A, F, dan P) dan 3 lainnya (MM, SF, DR) sebagai penadah. Polisi juga menyebut ada 1 pelaku yang berstatus DPO dengan inisial A yang berperan sebagai penadah.

"Modus pelaku yaitu dengan mengincar masyarakat yang lengah dan sedang membawa handphone. Tersangka langsung merampas dan membawa kabur dengan mengendarai sepeda motor," jelasnya.

Mereka telah melakukan aksinya di 3 wilayah Jaksel dan Tangsel sejak 21 November 2020 lalu, yakni di Terminal Blok M, Bintaro Sektor 7 dan daerah Setiabudi. Modusnya, mengincar korban yang sedang bersepeda maupun berolahraga.

Para pelaku sudah 20 kali beraksi. Simak di halaman selanjutnya.

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2