Sekeluarga Terjebak di Laut Saat Mancing di Marunda, Begini Ceritanya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 15:07 WIB
WN Malaysia tewas di Pantai Diamond Nusa Penida
Ilustrasi laut. (Foto: dok. ist)


Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkap sejumlah daerah di Indonesia berpotensi mengalami banjir akibat fenomena iklim La Nina. Banjir diprediksi akan terjadi mulai November 2020 hingga Januari 2021.

Dwikorita menjelaskan La Nina dapat meningkatkan akumulasi curah hujan bulanan dan musiman di Indonesia. Ia menilai perlunya antisipasi dampak La Nina berupa bencana hidrometeorologi banjir, banjir bandang, longsor angin kencang, dan puting beliung.

"Sebagai langkah mitigasi perlu dilakukan optimalisasi tata kelola air secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, danau embung sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih," kata Dwikorita dalam pembukaan Rapat Koordinasi Bidang Nasional Kebudayaan dengan tema 'Gerakan Menanam Pohon Kepala Daerah PDI Perjuangan se-Indonesia', Sabtu (31/10).

Selain itu, Dwikorita mengatakan, BMKG mendorong Pemerintah Daerah dan masyarakat agar tetap memonitor perkembangan cuaca atau iklim. Perkembangan dapat dipantau melalui web BMKG, aplikasi mobile phone Info BMKG, hingga menghubungi kantor BMKG yang ada di setiap provinsi.


(dkp/dkp)