Setujui RAPBA Rp 16,9 T, Partai Aceh Soroti Kemiskinan-Pendidikan

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 13:39 WIB
Fraksi Partai Aceh di DPR Aceh menyetujui Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2021 sebesar Rp 16,9 triliun ditetapkan menjadi qanun (Agus Setyadi/detikcom)
Fraksi Partai Aceh di DPR Aceh menyetujui Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2021 sebesar Rp 16,9 triliun ditetapkan menjadi qanun. (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Fraksi Partai Aceh di DPR Aceh menyetujui Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2021 sebesar Rp 16,9 triliun ditetapkan menjadi qanun. Partai Aceh menyoroti angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi.

Penyampaian pendapat fraksi dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPR Aceh di Banda Aceh, Senin (30/11/2020). Sidang dipimpin Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin dihadiri Gubernur Aceh Nova Iriansyah serta sejumlah anggota Dewan.

Sembilan fraksi di DPR Aceh menyampaikan pendapat mereka secara bergantian. Kesembilan fraksi adalah Fraksi Partai Aceh, Partai Nanggroe Aceh (PNA), Fraksi PPP/NasDem, Gerindra, PAN, PKS, Golkar, Fraksi PKB/PDA, dan Fraksi Partai Demokrat.

Partai Aceh dalam pendapat fraksi menyoroti beberapa hal yang terjadi di Tanah Rencong, di antaranya persoalan kemiskinan dan pengangguran. Pendapat Fraksi Partai Aceh dibaca secara bergantian oleh Yahdi Hasan dan Tarmizi.

Untuk kemiskinan, Fraksi Partai Aceh merujuk data BPS Aceh yang menyebut angka kemiskinan berjumlah 815 ribu jiwa atau sekitar 14,99 persen. Jumlah penduduk miskin di Tanah Rencong mengalami pertumbuhan sebesar 5.000 jiwa sepanjang September 2019 hingga Maret 2020.

"Dengan jumlah persentase penduduk miskin di Aceh menunjukkan bahwa Aceh menduduki provinsi termiskin ke-7 di Indonesia dan ke-2 di Pulau Sumatera. Sementara jika dilihat dari sudut pandang jumlah APBD tahun 2020 secara nasional maka Aceh berada pada tingkat ke-5 tertinggi," kata Yahdi.

Fraksi Partai Aceh menyayangkan angka kemiskinan di Tanah Rencong masih tergolong tinggi. Mereka berharap APBA 2021 dapat digunakan maksimal untuk menangani persoalan tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2