Cetak Pil Koplo di Gudang Sekolah, Penjaga SMP di Samarinda Dibekuk Polisi

Suriyatman - detikNews
Minggu, 29 Nov 2020 04:09 WIB
Penjaga SMP di Samarinda ditangkap polisi usai kedapatan memproduksi ribuan pil koplo di gudang sekolah.
Penjaga SMP di Samarinda ditangkap polisi usai kedapatan memproduksi ribuan pil koplo di gudang sekolah. (Foto: Suriyatman/detikcom)
Samarinda -

Seorang wakar atau penjaga SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, Heriyanto (47), nekat membeli alat untuk mencetak narkoba dari uang hasil menjual tanah yang dimilikinya. Heriyanto yang mencetak ribuan pil koplo di gudang sekolah itu kini harus berurusan dengan polisi.

Heriyanto ditangkap di Jalan Aminah Syukur, Samarinda, Sabtu (28/11/2020) sekitar pukul 20.00 Wita di sekolah tempatnya bekerja. Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan peralatan produksi narkoba di gudang sekolah.

Kasat Narkoba Polresta Samarinda AKP Andika Dharma Sena mengatakan Heriyanto membeli alat pencetak narkoba itu dari Jakarta. Ia memproduksi ribuan pil koplo atau dobel L di gudang sekolah. Polisi pun menyita peralatan produksi, bahan-bahan, dan ribuan butir pil koplo dari tangan Heriyanto.

"Informasi awal, alat-alat ini digunakan untuk memproduksi dobel L," kata Andika.

Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap kandungan dari bahan-bahan yang ditemukan. Pemeriksaan juga akan dilakukan di laboratorium.

"Itu kita pastikan lagi. Awalnya, memang untuk pembuatan dobel L. Tapi, kira harus tes lagi di laboratorium," ujarnya.

Andika menyebut Heriyanto sudah menjadi wakar SMP selama 5 tahun. Ia memanfaatkan situasi belajar dari rumah saat pandemi COVID-19 hingga sekolah tutup saat melancarkan aksinya mencetak ribuan pil koplo itu.

"Dia ini, mendapatkan bahan-bahan produksi dari kiriman Jakarta. Ini masih awal, kami sedang dalami keterangannya. Kemudian, ada 1 orang lagi temannya, perannya apa, itu sedang kami telusuri," ungkap Andika.

Bagaimana pengakuan Heriyanto? Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2