Startup Kesehatan Sambut Kehadiran Vaksin COVID-19 di RI

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 20:19 WIB
Vaksin Covid-19: Negara-negara termiskin di dunia tak boleh terinjak-injak dalam perebutan vaksin corona, menurut WHO
Foto: BBC World
Jakarta -

CEO dan Co-Founder Halodoc Jonathan Sudharta mengatakan upaya pemerintah dalam mengadakan vaksin COVID-19 memberikan harapan baru dalam proses penanganan pandemi. Pihaknya menyambut baik kehadiran vaksin COVID-19 tersebut di Indonesia.

"Halodoc tentunya senantiasa mendukung upaya dari berbagai pihak. Ini juga sejalan dengan komitmen kami bahu membahu dalam membuat Indonesia kembali sehat sehingga perekonomian dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/11/2020)

Jonathan mengungkapkan selaras dengan upaya pemerintah melakukan mitigasi percepatan penanganan COVID-19, Halodoc yang merupakan platform digital di bidang kesehatan turut memberikan akses paling lengkap bagi pembuatan janji tes COVID-19 di Indonesia.

"Dan kami akan terus berupaya menyederhanakan akses layanan kesehatan di masa depan agar tetap dapat menjadi teman hidup sehat bagi masyarakat Indonesia," lanjutnya.

Senada dengan Jonathan, Managing Director Good Doctor Danu Wicaksana juga menyambut positif rencana pengadaan vaksin dalam negeri, bahkan pihaknya juga siap membantu jika dibutuhkan.

"Kami menyambut baik upaya-upaya pemerintah untuk menangani pandemi COVID-19, termasuk rencana untuk menghadirkan vaksin COVID-19 yang aman di Indonesia. Kami berharap hal ini dapat meningkatkan harapan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih optimal," ungkapnya.

Sementera itu, Ketua ITAGI Prof. DR. dr. Sri Rezeki S Hadinegoro, SpA (K) menilai masyarakat Indonesia menerima dengan baik pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Hal ini dilatarbelakangi oleh keinginan besar untuk segera mengakhiri pandemi COVID-19.

Gambaran itu didapat dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) yang didukung UNICEF dan WHO tentang penerimaan vaksin COVID-19. Hasilnya dua per tiga dari responden menyatakan bersedia menerima vaksin COVID-19. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan 115.000 responden.

Simak video 'Menristek Sebut Vaksin Merah Putih Bisa Diekspor':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)