Bisnis Terpukul Pandemi, Pengusaha Hotel Nantikan Ketersediaan Vaksin

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 15:58 WIB
25 Hotel yang Terbanyak Masuk Daftar Simpan Traveler dalam TripAdvisor
Foto: (Trip Advisor)
Jakarta -

Kehadiran vaksin dan program vaksinasi diharapkan dapat menjadi salah satu cara pemulihan ekonomi di sektor pariwisata dan bisnis properti yang terpuruk akibat pandemi. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan vaksin akan menjadi harapan bagi bangsa Indonesia agar dapat kembali melakukan kegiatan ekonomi yang sudah tertekan selama sembilan bulan sejak Maret 2020.

"(Sebab) angka kemiskinan meningkat akibat banyaknya PHK terjadi sebagai dampak hilangnya kemampuan perusahaan untuk bertahan dengan adanya kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam menanggulangi virus COVID-19," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/11/2020).

Maulana mengakui, industri hotel dan restoran dalam kegiatan bisnisnya sangat bergantung pada pergerakan orang. Pergerakan orang selama pandemi COVID-19 sangat bergantung pada kebijakan di transportasi umum seperti pesawat udara, kereta api dan lain sebagainya.

Dia menuturkan setelah sembilan bulan dalam kondisi sulit, vaksin sangat diharapkan oleh pelaku usaha hotel dan restoran beserta seluruh pekerja di sektor pariwisata.

"Pemulihan sektor pariwisata khususnya pada industri hotel dan restoran tidak hanya bisa mengandalkan vaksin, namun juga sangat terkait dengan kebijakan menjaga jarak, kebijakan yang ada pada transportasi umum," ungkapnya.

Selain itu, sektor teknologi properti juga terkena dampak paling mengkhawatirkan akibat pandemi COVID-19. Salah satu contoh Airbnb merasakan betul dampak COVID-19 pada bisnis mereka. Dilansir dari Business Insider Singapore, sudah sejak Januari 2020 tingkat pemesanan properti lewat Airbnb turun 96% di Beijing.

Sedangkan di Roma dan Seoul, tingkat penurunannya mencapai 41% dan 46%. Selain itu bisnis penyewaan ruang kantor pun terkena imbasnya, karena diterapkannya budaya baru bekerja dari rumah. Hal ini memicu penyewa ruangan kantor jangka pendek dan industri coworking-space.

Seperti halnya yang disampaikan General Manager Business & Product RoomMe Iman Hanggautomo, platform penyedia layanan kost online, mendukung upaya menghadirkan vaksin COVID-19 di Indonesia secepatnya.

"Kami sangat mendukung upaya pemerintah dalam hal menghadirkan vaksin COVID-19, karena kami yakin dengan hadirnya vaksin akan berdampak baik bagi kondisi perekonomian. Itulah yg diharapkan semua orang. Bahkan kami meyakini bahwa hadirnya vaksin adalah kunci selesainya pandemi dan kembalinya kegiatan menjadi normal dan perekonomian indonesia membaik," jelasnya.

Lebih lanjut, Iman menjelaskan dampak besar mengenai kehadiran vaksin COVID-19 di Indonesia ini nantinya akan menciptakan kondisi normal di mana bekerja dari rumah (Work From Home) atau belajar dari rumah (SFH) akan direlaksasi. Ini yang akan menciptakan perbaikan bagi industri properti, utamanya sektor penyewaan kos seperti yang digeluti oleh RoomMe.

(prf/ega)