PBNU: Tak Ada Kesengajaan Singkirkan PA 212 dari MUI

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 07:53 WIB
Juru Bicara Wakil Presiden Maruf Amin, Masduki Baidlowi (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Masduki Baidlowi (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Formatur kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari unsur Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Masduki Baidlowi, menepis persepsi adanya penyingkiran gerbong PA 212 dari kepengurusan MUI 2020-2025. Tim formatur tidak memandang apakah calon pengurus yang dipertimbangkan adalah anggota PA 212 atau bukan.

"Tidak ada unsur kesengajaan menyingkirkan ini dan itu," kata Masduki kepada detikcom, Sabtu (28/11/2020).

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU ini menjelaskan MUI adalah organisasi yang terdiri dari perwakilan ormas-ormas Islam, baik ormas besar maupun ormas kecil. Semuanya diakomodasi dalam kepengurusan.

"Pendekatannya bukan 212 dan non-212," kata Masduki.

Tim formatur terdiri dari perwakilan ormas-ormas, perguruan tinggi, pesantren, perwakilan petahana, dan perwakilan zona. Ada tujuh zona yang masing-masing mengajukan satu formatur. Berikut ini tujuh zona itu.

Simak video 'MUI 'Tanpa' Gerbong PA 212, Komisi VIII: Bukan Disingkirkan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, tujuh zona perwakilan untuk tim formatur MUI:

Selanjutnya
Halaman
1 2