Round-Up

Kiprah UAS saat Pilkada di Tanah Sumatera

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 07:20 WIB
Ustaz Abdul Somad
Foto: Ustaz Abdul Somad (Instagram)

Tidak hanya Rokan Hulu dan Pelalawan, ustadz kondang itu ternyata juga terdaftar di Indragiri Hulu. Di Indragiri Hulu, UAS ikut menjadi tim kampanye paslon nomor urut 5 Rizal Zamzami-Yoghi Susilo. Keduanya diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto tidak mempersoalkan pilihan UAS. Ia justru menghargai sikap politik UAS di Indragiri Hulu dan minta agar seluruh paslon ikut didoakan.

"Dukung mendukung salah satu paslon di Pilkada biarlah menjadi sikap politik UAS. Sebagai ulama, mestinya UAS juga mendoakan umat dan paslon lainnya agar diberikan kesehatan dan kekuatan selama pelaksanaan Pilkada," kata Yopi kepada wartawan, Jumat (27/11/2020

Pengamat politik Saiman Pakpahan menyayangkan sikap dari UAS yang sudah ikut ke ranah politik. Menurutnya, tokoh agama seharusnya berada di semua kalangan dan tidak memihak.

"Harusnya ulama ya jadi ulama, bukan justru ikut terjun ke dalam pertarungan kepentingan," terang Saiman, yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Riau, Jumat (27/11/2020).

Sebagai ulama yang menjadi panutan, Saiman menilai, UAS seharusnya tak masuk dalam tim kampanye. Apalagi dengan menyatakan dukungan terhadap salah satu calon yang maju pada Pilkada Serentak 2020.

"Motifnya bisa kita pahami, yakni untuk melakukan syiar Islam. Namun dengan cara mendorong orang tertentu yang dianggap sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan mereka. Sementara, jika berbicara agama, ya bisa saja. Sebab, semua calon beragama Islam," terang Saiman.

"Beliau seorang ustaz, tokoh yang sifatnya sebagai referensi semua kalangan. Tetapi kalau berdiri di salah satu calon, dia berada dalam sebuah partai, sehingga dia berada di luar konteks sebagai ustaz atau ulama," tambahnya.

Halaman

(aik/aik)