Politikus NasDem Minta Polisi Segera Umumkan Tersangka Kerumunan HRS

Ibnu Hariyanto - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 06:25 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
Foto: Ahmad Sahroni (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Polisi menaikkan status kasus kerumunan massa acara Habib Rizieq Syihab (HRS) di Petamburan, Jakarta Pusat dan Megamendung, Jawa Barat ke tahap penyidikan. Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni mengatakan polisi harus segera mengungkapkan siapa saja tersangka dalam kasus kerumuman massa itu.

"Sesegera mungkin untuk diumumkan secara transparan agar publik tahu dan memahami bahwa ada kejadian tindak pidana berdasarkan bukti-bukti yang ada sesuai UU," kata Ahmad Sahroni saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Politikus Partai NasDem ini yakin polisi memiliki bukti-bukti yang jelas dan valid dalam pengusutan kasus kerumunan tersebut. Ia mengatakan mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan polisi terkait kasus kerumuman massa Habib Rizieq.

"Kami dukung penegakkan hukum oleh polisi terhadap pihak-pihak terkait, asal dilakukan secara transparan dan adil. Sehingga publik bisa ikut menilai dan tidak menimbulkan prasangka yang bukan-bukan," ujarnya.

Untuk diketahui, kasus kerumunan massa Habib Rizieq yang ditangani polisi ada di dua tempat. Pertama di Megamendung, Bogor, Jawa Barat ditangani Polda Jawa Barat, sedangkan di Petamburan, Jakpus ditangani Polda Metro Jaya. Kedua kasus kerumunan massa HRS itu sudah dinaik tahap penyidikan.

Polda Jawa Barat telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab di Kabupaten Bogor ke kejaksaan. Mulai awal bulan depan, sejumlah saksi akan diperiksa.

"Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tadi sudah dikirim ke kejaksaan. Rencana pemeriksaan saksi, dimulai tanggal 1 Desember (2020)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi saat dikonfirmasi, Jumat (27/11).

Penjelasan Polda Metro soal kerumunan massa Habib Rizieq di Petamburan naik tahap penyidikan ada di halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2