Cegah COVID-19, Yasonna Tes Swab 28.133 Napi se-Jabodetabek

Mustiana Lestari - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 11:51 WIB
Yasonna Laoly
Foto: Kemenkum HAM
Jakarta -

Mencegah semakin meluasnya COVID-19, Kementerian Hukum dan HAM melakukan swab test kepada para narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) se-Jabodetabek. Kemenkum HAM juga memberlakukan tes ini untuk para ASN di kementeriannya.

"Ini adalah ikhtiar zahir yang dilakukan Kementerian Hukum dan HAM dalam mencegah semakin meluasnya COVID-19 di negeri kita sebagaimana pesan Presiden Jokowi," demikian papar Menkum HAM, Yasonna Laoly, dalam keterangan tertulis Jakarta Kamis (26/11)

Menurut Yasonna, pandemi ini seperti world war with invisible enemy atau perang dunia dengan musuh tak kasat mata. Oleh karena itu, Yasonna mengajak seluruh jajaran untuk membangun komitmen, merapatkan barisan, menyamakan frekuensi dan mengedepankan kolaborasi serta gotong royong dalam menyelesaikan persoalan pandemi COVID-19 sehingga tidak meluas dan dapat segera berakhir penyebarannya.

Dia mengatakan warga binaan menjadi target swab test karena mereka adalah salah satu kelompok yang paling rentan terinfeksi COVID-19. Untuk tahap ini, sementara hanya menjangkau warga binaan di wilayah Jabodetabek sejumlah 28.133 orang.

Swab test terhadap warga binaan adalah sebagai bentuk perhatian dan kepedulian negara kepada seluruh warga negara.

"Warga binaan merupakan bagian dari warga negara Indonesia dimana mereka juga memiliki hak untuk diperhatikan oleh negara. Swab test merupakan implementasi dari pelaksanaan hak asasi manusia," tegas Yasonna.

Yasonna menjelaskan bahwa interaksi yang terjadi di rutan maupun lapas sangat tinggi. Pertama, antara warga binaan itu sendiri. Kedua, antara warga binaan dan sipir atau petugas. Ketiga, antara warga binaan dengan masyarakat luar, khususnya keluarga yang menjenguk. Dari interaksi itu, bisa saja ada salah satu pihak yang tidak terdeteksi atau OTG yang datang menyebarkan virus.

"Walaupun seluruh rutan dan lapas telah menerapkan SOP sesuai protokol kesehatan, tetapi penularan COVID-19 tidak bisa dicegah karena dia adalah musuh tak kasat mata", tutur Menteri yang hobi gowes ini.

Swab test kali ini merupakan swab test tahap II. Sebelumnya, Kemenkum HAM telah melaksanakan Swab Test Tahap I dan pembagian masker kepada ASN Kemenkum HAM pada 3-6 November 2020 lalu. Kegiatan Swab Test Tahap II dilaksanakan mulai Kamis, 26 November hingga Kamis, 3 Desember 2020 di unit kerja dan unit pelaksana teknis masing-masing.

Pembukaan penyelenggaraan swab test tahap II sendiri diselenggarakan di Lobby Garaha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta. Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Doni Monardo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

(mul/mpr)