Satgas Ingatkan Sekolah Tatap Muka Jangan Munculkan Klaster Baru

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 11:11 WIB
Prof. Wiku Adisasmito
Foto: dok. Satgas COVID-19
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi COVID-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Hal ini guna mencegah timbulnya klaster baru, yaitu klaster di lingkungan institusi pendidikan.

"Untuk menghindari potensi klaster baru di lingkungan institusi pendidikan, maka kegiatan sekolah tatap muka harus mengikuti ketentuan yang disyaratkan," ujarnya dikutip dari situs resmi Satgas Penanganan COVID-19, Jumat (27/11/2020).

Menurutnya, ketentuan yang dimaksud harus merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri terkait penyelenggaraan pembelajaran tatap muka. Untuk sekolah atau institusi pendidikan, sebelum diperbolehkan membuka kegiatan belajar mengajar harus memenuhi daftar periksa sehingga dapat meminimalisir laju pandemi.

"Yaitu, ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih dan layak, sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer dan disinfektan. Juga harus mampu mengakses mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker, memilki alat pengukur suhu badan atau thermogun," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, satuan pendidikan harus memiliki pemetaan seluruh elemen sekolah yang mencakup kondisi kesehatan atau riwayat komorbid, risiko perjalanan pulang pergi termasuk akses transportasi yang aman untuk siswa dan gurunya.

Serta riwayat perjalanan dari daerah dan zona risiko tinggi dan kontak erat, juga pemeriksaan rentang isolasi mandiri yang harus diselesaikan pada kasus positif COVID-19. Kemudian persetujuan Komite Sekolah atau perwakilan orang tua atau wali.

"Semua ini harus dilakukan dengan simulasi yang melibatkan berbagai pihak tingkat daerah, orang tua murid, pihak sekolah dan pemerintah daerah agar akhirnya dicapai suatu kondisi yang ideal untuk sekolah melakukan tatap muka dan bertahap," pungkasnya.

Sebagai informasi, untuk mendukung upaya pemerintah menghentikan kasus COVID-19, masyarakat diimbau berperan aktif dengan selalu #IngatPesanIbu menerapkan 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencuci tangan seperti yang selalu dikampanyekan Satgas COVID-19.

Simak video 'Sekolah Tatap Muka Boleh, Simak Dulu Sejumlah Larangannya!':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)