Sandiaga Uno hingga Susi Dinilai Bisa Gantikan Edhy Prabowo Jadi Menteri KKP

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 13:07 WIB
Sandiaga SUsi
Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti (Reuters)
Jakarta -

Edhy Prabowo menyatakan akan mundur dari jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap ekspor benur. Siapa kandidat yang bisa menggantikan posisi Edhy Prabowo di Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi)?

Direkrut Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai ada 2 kemungkinan pengganti Edhy Prabowo dari jabatan Menteri KKP. Kemungkinan pertama, pengganti Edhy Prabowo sama-sama berasal dari Partai Gerindra.

"Ada 2 kemungkinan. Pertama, pengganti Edhy akan tetap internal Gerindra, terutama yang masuk inner circle Prabowo, di mana loyalitas dan militansinya sudah teruji ke partai," kata Adi kepada wartawan, Kamis (26/11/2020).

Sejumlah nama petinggi Gerindra pun dinilai Adi bisa mengisi posisi yang ditinggalkan Edhy, seperti Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, hingga Sandiaga Uno. Posisi penting mereka di partai menurutnya tetap bisa memungkinkan untuk menjabat menteri.

"Yang jelas pengganti Edhy pasti sangat dekat Prabowo. Minimal bisa dilihat dari komposisi kepengurusan di partai. Nama seperti Ahmad Muzani, Sufmi Dasco, bahkan Sandiaga Uno masuk nominasinya," ungkap Adi.

"Sangat mungkin (pejabat teras partai jadi menteri). Edhy Prabowo juga waketum, jadi tak soal. Tergantung penugasan partai tentunya. Toh, menteri Jokowi ada yang ketum partai. Jadi tak masalah pejabat teras partai jadi menteri. Ada kecenderungan yang jadi menteri adalah pengurus teras partai, atau sangat dekat dengan ketum," lanjutnya.

Kemungkinan kedua, kata Adi, pos Menteri KKP akan diisi dari profesional. Hal itu juga akan menimbulkan pergeseran, di mana kader Gerindra akan mendapatkan posisi di kementerian lain untuk menggantikan kursinya yang hilang.

"Kedua, sangat mungkin pengganti Edhy dari pihak lain, entah profesional atau parpol lain, tapi jatah menteri Gerindra tak dikurangi. Hanya merotasi kementerian untuk jatah Gerindra. Menteri KKP boleh orang lain, tapi ada kader Gerindra yang diproyeksikan di kementerian lain. Karena koalisi Gerindra ke Jokowi bagian politik akomodasi. Wallahu a'lam, hanya Jokowi, Prabowo, dan Tuhan saja yang tahu soal posisi pos Gerindra andai tak lagi di KKP," ujarnya.

Susi Pudjiastuti juga dinilai berpotensi kembali lagi ke KKP. Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2