Gelar Ospek Tanpa Izin, 3 Mahasiswa IAIN Palangka Raya Dipanggil Polisi

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 11:17 WIB
Satgas COVID-19 membubarkan ospek di IAIN Palangka Raya karena tak mengantongi izin (dok Polresta Palangka Raya)
Satgas COVID-19 membubarkan ospek di IAIN Palangka Raya karena tak mengantongi izin. (Foto: dok Polresta Palangka Raya)
Palangka Raya -

Polisi memanggil panitia pengenalan dan silaturahmi mahasiswa (PSM) atau ospek Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya. Ada tiga mahasiswa yang dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

"Hari ini akan dimintai klarifikasi oleh Polresta Palangka Raya. Betul (tiga mahasiswa)," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Hendra Rochmawan, Kamis (26/11/2020).

Ketiga mahasiswa yang akan dipanggil ialah Ketua Panitia PSM 2020, AM (20); Steering Committee PSM, BP (20); dan Steering Committee PSM, FR (21).

Acara ospek tersebut dibubarkan Satgas Penanganan COVID-19 pada Rabu (25/11) sore. Polisi akan menindak tegas bila kegiatan tersebut kembali digelar.

"Kegiatan sudah dihentikan oleh Tim Gugus Tugas, Rektor tidak ada di tempat, koordinasi kurang, Dekan memberikan peluang. Kami Polda telah memberikan peringatan keras agar tidak menggelar lagi dan akan memproses hukum tegas apabila dilaksanakan lagi," kata Kombes Hendra.

Ospek di Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya dibubarkan karena tak mengantongi izin. Petugas membubarkan acara tersebut karena panitia tidak mengindahkan peringatan yang telah diberikan.

"Mereka mengajukan izin, tapi memang tidak diberi izin. Karena Rektor sendiri tidak mengizinkan, Wakil Rektor Kemahasiswaan juga tidak mengizinkan. Hanya dari ketua panitianya, yaitu mahasiswa dan dari dekan kemahasiswaan," kata Kapolres Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri, Rabu (25/11).

Dia mengatakan semua kegiatan bersifat pengumpulan massa harus mendapatkan rekomendasi dari Satgas COVID-19 serta dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal itu wajib ditempuh demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Dan karena sudah ada peringatan yang kami berikan dan tidak mereka indahkan, kami sudah mendata siapa yang jadi panitia. Dan kami akan segera keluarkan surat panggilan kepada panitia yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. Kami sudah berkoordinasi, sudah kami dapat perintah kepada Pak Kapolda, sudah kami sampaikan kepada Wali Kota," urainya.

(jbr/azr)