KPK Terjunkan 3 Satgas Termasuk Novel Baswedan Saat OTT Menteri Edhy Prabowo

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 11:18 WIB
Edhy Prabowo Korupsi, Tengelamkan
Edhy Prabowo ditangkap KPK. (Foto: tim detikcom)
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo diciduk KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) dini hari tadi. Dalam OTT ini, penyidik senior KPK Novel Baswedan ikut terlibat.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan kegiatan OTT dilakukan oleh tim atas penugasan resmi. Menurutnya, tiga kepala satuan tugas (kasatgas) diturunkan, termasuk Novel Baswedan.

"Kegiatan ini dilakukan oleh tim KPK atas penugasan resmi dengan menurunkan lebih tiga kasatgas, baik penyelidikan dan penyidikan. Termasuk juga dari JPU yang ikut dalam kegiatan dimaksud," kata Ali kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

"Salah satu kasatgas tersebut benar Novel Baswedan," imbuh Ali.

Edhy Prabowo ditangkap pada malam dini hari tadi sepulang dari Amerika Serikat. Ia ditangkap bersama istrinya.

Awalnya ada 13 orang yang diamankan, tapi sejumlah orang kemudian dilepas. Mereka ditangkap setelah pesawat yang membawa rombongan dari AS itu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Seorang sumber menyebutkan penyidik KPK Novel Baswedan turut terlibat dalam penangkapan Edhy Prabowo.

"Tadi sekitar jam 1 malam terlihat Edhy Prabowo dibawa ke KPK. Terlihat juga Novel Baswedan penyidik senior KPK sampai larut malam di KPK," ujar sumber tersebut.

Edhy Prabowo ditangkap atas dugaan kasus ekspor benur. Hingga saat ini Edhy Prabowo masih diperiksa oleh tim KPK.

Status Edhy Prabowo dan orang-orang yang masih diamankan KPK adalah terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyelidik KPK. KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan sikap," ujar Ali Fikri.

(fas/ibh)