Round-Up

Ironi Kepala BPBD Bikin Pesta Nikah Anak di Tengah Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 06:31 WIB
Polres Limapuluh kota.
Foto: Polres Limapuluh kota. (Foto Antara)
Jakarta -

Polisi membubarkan pesta pernikahan anak Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Joni Amir. Pesta pernikahan itu dibubarkan lantaran aturan saat pandemi Corona.

Pesta pernikahan dilangsungkan di gedung Serbaguna Politeknik Pertanian Payakumbuh Kenagarian Koto Tuo Kecamatan Harau, Sumatera Barat, Sabtu (21/11). Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko menyebut penghentian pesta pernikahan itu lantaran mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak.

"Pertimbangan sudah jelas, untuk menghimpun keramaian di saat pandemi COVID-19 itu tidak dibolehkan, kita semua tahu sekarang kondisi COVID-19," kata Trisno di Sarilamak seperti dilansir Antara, Senin (23/11/2020).

Pihak keluarga pun diketahui tidak mengantongi izin keramaian. Penghentian dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Adapun rangkaian kegiatan resepsi pernikahan tersebut rencananya dilaksanakan pada hari Sabtu mulai pukul 10.30 WIB sampai selesai.

Sebelum dilakukan pesta pernikahan, Trisno Eko sudah sempat mengingatkan Joni Amir untuk tidak mengelar kegiatan untuk pencegahan penularan virus Corona. Hal itu agar tidak terjadi preseden buruk bagi masyarakat.

"Pada 27 Oktober pukul 08.40 WIB Pak Joni Amir itu sudah silaturahmi dengan saya ke ruangan untuk sharing kegiatan yang akan dilaksanakan, sudah kita arahkan sebaiknya dan seharusnya jangan, karena kita aparatur yang apalagi tergabung dalam satgas penanganan COVID, nanti jadi preseden buruk bagi masyarakat, harusnya kita menjaga mengendalikan ini, mengedukasi masyarakat, malah kita lakukan kegiatan yang bertentangan dengan apa yang kita edukasi," ujarnya.

Namun, pesta pernikahan tetap digelar. Sehingga polisi langsung bertindak membubarkan.

"Namun kenyataannya tetap saja dilaksanakan, sehingga sudah merupakan keharusan kita untuk melakukan tindakan. Karena kita kan prinsip dasar, keselamatan rakyat hukum tertinggi," ujarnya.

Lihat juga video 'Gubernur Sumbar Nikahkan Putranya, Gelar Pesta 3 Hari Berturut-turut':

[Gambas:Video 20detik]



Simak jumlah undangan yang disebar pada pesta pernikahan ini pada halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2