Kapolda Metro Akan Bangun Kampung Tangguh Tangani COVID-Banjir

Taufieq Renaldi Arfiansyah - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 22:07 WIB
Dalam Gerakan Memakai Masker, Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran menyinggung tentang UU karantina. Menurutnya ada hukuman satu tahun penjara bagi warga yang lalai menerapkan protokol pencegahan COVID-19.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran berencana membangun Kampung Tangguh di Ibu Kota. Dia mengatakan Kampung Tangguh hadir untuk menekan dampak pandemi Corona (COVID-19).

"Nanti rencananya juga akan saya bangun Kampung tangguh di sini. Di samping untuk mengatasi persoalan COVID, Kampung tangguh juga ini untuk mengeliminir dampak sosial ekonomi yang timbul," kata Irjen Fadil di GOR Tebet, Jl Tebet Timur Dalam III, Tebet, Jaksel, Senin (23/11/2020).

"Kita bisa memberdayakan UMKM, kemudian bisa mengidentifikasi masyarakat yang terdampak sehingga distribusi bansos sembako maupun BLT itu bisa dipertanggungjawabkan," tambahnya.

Dia mengatakan Kampung Tangguh juga hadir sebagai bentuk siaga mengantisipasi banjir. Dia mengatakan persoalan di Jakarta membutuhkan peran masyarakat juga.

"Dan kita ingat bersama dalam waktu dekat Jakarta akan memasuki musim hujan, manakala Kampung Tangguh ini bisa kita berdayakan dia juga bisa dimanfaatkan untuk bersama-sama menanggulangi banjir. Kita tidak akan mungkin mengurus DKI Jakarta ini sendiri. Kita bisa mengoptimalkan peran masyarakat," ungkapnya.

Dia mengatakan nantinya masyarakat akan diberi ruang untuk mengatur dirinya sendiri. Nantinya pihak TNI-Polri dan pemerintah daerah akan memberi bantuan dan pendampingan.

Fadil mengatakan wacana Kampung Tangguh ini masih dikaji tim akademis sehingga kehadiran Kampung Tangguh bisa jadi ruang kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menanggulangi dampak pandemi Corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2